<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Krishnamurti - Mindset Motivator</title>
	<atom:link href="http://mindsetmotivator.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mindsetmotivator.com</link>
	<description>The Most Favourite Speaker &#34;Indonesia Hypnosis Summit&#34; 2011 &#38; 2012</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 17:22:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kurang Ikhlas Kurang Tips</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2012/05/19/kurang-ikhlas-kurang-tips/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2012/05/19/kurang-ikhlas-kurang-tips/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 17:22:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ketawa-ketawa saja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=1110</guid>
		<description><![CDATA[Teledor karena Tertidur ke 1 Di setiap kesempatan macet saya selalu dengan cepat menerapkan strategi tidur sepulas-pulasnya. Sehingga, bisa salah peta akan akibatkan salah cerita. Demikian kisahnya, hari Sabtu, 12 Mei 2012 jam 6 sore saya diundang Sindo TV untuk &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2012/05/19/kurang-ikhlas-kurang-tips/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Teledor karena Tertidur ke 1</strong></p>
<p>Di setiap kesempatan macet saya selalu dengan cepat menerapkan strategi tidur sepulas-pulasnya. Sehingga, bisa salah peta akan akibatkan salah cerita. Demikian kisahnya, hari Sabtu, 12 Mei 2012 jam 6 sore saya diundang Sindo TV untuk nge-bodor di acara Mas Prie GS. Diberitahu via SMS, studio Sindo TV itu satu kompleks dengan RCTI. Nah, kebetulan saya punya <em>driver</em> orang Jawa yang <em>gak</em> biasa berbantah hehehe&#8230; <span id="more-1110"></span>Abis pelatihan dengan Mas Istoto di hotel Oasis, saya <em>perintahkan</em> menuju stasiun TV RCTI di jalan Daan Mogot dan saya langsung tidur. Pas bangun, ternyata terbaca Indosiar hahaha. Langsung ganti haluan menuju ke jalan Kebon Jeruk dimana RCTI berada. Selesai babak pertama. Pelajarannya&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Kalo gak yakin, jangan sok tahu.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Nanti ketahuan sok-nya&#8230;</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Hahaha Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong></strong> </address>
<p><strong>Teledor karena Tertidur ke 2</strong></p>
<p>Selasa sore kembali dapat telpon dari Sindo TV untuk mengisi sesi: Pengendalian Emosi di Sindo at Noon jam 11 siang pada hari Rabu, 16 Mei 2012. Saya jawab: &#8220;Siaaap&#8221;. Hari Rabu pagi dengan posisi mengantuk, saya katakan pada mas Mus <em>driver</em> saya: &#8220;Kita menuju ke studio Sindo TV seperti yang Sabtu itu, lho&#8221;. Saya pun langsung ngorok&#8230;</p>
<p>Setiba di lokasi studio, saya bilang: &#8220;Nama tempatnya Gedung MNC Plaza lantai 2&#8243;. Tanya kiri-kanan, ternyata gak ada yang tahu. &#8220;Oalaaa, kok bisa gak pada tahu&#8221;, pikir saya. Buka SMS, ternyata kali ini maksudnya Gedung MNC Plaza lantai 2 itu di jalan Kebon Sirih. Gubraaak&#8230; Pelajaran yang sama kali ini&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Sekali lagi jangan sok tahu, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>maka hasilnya salah melulu&#8230; </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Hahaha Words)</strong></address>
<p>Bagaimana solusinya? Ya, langsung kebut lagi ganti arah menuju jalan Kebon Sirih. Keluar dari RCTI, jalanan macet dan tidak bergerak. Hmmm, harus cepat ambil keputusan. Jam waktu itu menunjukkan pukul 10:10 artinya saya hanya punya waktu 40 menit untuk tiba di kebon sirih. Apa ide yang muncul?</p>
<p><strong>Naik Ojek Karena Bisa Nyelip-nyelip</strong></p>
<p>Keluar dari mobil Mercy yang sejuk dan empuk, saya kenakan ransel Eiger untuk membawa beberapa keperluan, saya langsung lompat ke sebuah motor ojek. Saya siapkan Rp 50 ribu supaya biar gak usah nawar. Maklum mendesak banget. Lho, kok ojeknya belum mau jalan. Si Abang tanya alamat dan tanya ke saya: &#8220;Mau bayar berapa?&#8221;. Saya tanya balik: &#8220;Biasanya dibayar berapa?&#8221;. Dia menjawab: &#8220;Rp 35.000,- biasanya&#8221;. Saya senyum: &#8220;Sip, jalan!!!&#8221;</p>
<p>Di tengah jalan saya berpikir, seandainya saja bapak tersebut bilang: &#8220;Terserah bapak saja deh&#8221;, atau &#8220;Seikhlasnya aja, yang penting bapak tiba tepat waktu&#8221;. Karena saya cerita saya buru-buru mau siaran TV. Dalam hati saya bergumam&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Bila hati ini ikhlas, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>pasti hasil yang di dapat akan lebih luas&#8230;</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Bidadari Words)</strong></address>
<p>Sayapun tiba di studio Sindo TV sekitar jam 10:45 masih sempat diskusi dan berdandan sebentar. Karena acara agak formil, saya terpaksa pinjam satu setelan jas hehehe&#8230; Jadi, jas yang saya gunakan saat siaran di Sindo at Noon, Rabu, 16 Mei 2012 jam 11:00 lalu memakai jas pinjaman wakakakak&#8230; Karena jujur, saya tida punya jas.</p>
<p>Pesan saya kali ini, untuk stasiun TV lain yang berniat ngundang saya untuk berbagi semangat, motivasi, inspirasi atau ulasan, tolong sediakan setelan jas ukuran Medium yooo hahaha&#8230;</p>
<p>Tangerang, Sabtu, 19 Mei 2012 jam 00:15</p>
<p><strong>Krishnamurti</strong>, yang sampai hari ini belum bisa beli setelan jas&#8230;</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><em>Kelas Publik yang saya bimbing langsung:</em></span></p>
<p>1. Minggu, 20 Mei 2012 di Gereja St Yakobus, Surabaya &#8211; Training for Guru Sekolah</p>
<p>2. Minggu, 27 Mei 2012 di Hotel Narita, Surabaya &#8211; Training for Trainer &#8220;Hypnotic Goal Setting&#8221; &#8211; Bersertifikasi</p>
<p>3. Sabtu, 2 Juni 2012 di Jogja &#8211; Peluncuran buku &amp; seminar</p>
<p>4. Minggu, 3 Juni 2012 di Semarang &#8211; Optimalisasi Diri dengan CLEAN LANGUAGE</p>
<p>5. Sabtu-Minggu, 16-17 Juni 2012 di Hotel Oasis, Jakarta &#8211; Quantum TranceMOTIVATOR bersama Mas Istoto.</p>
<p>Info detail, sms langsung saja ke sy di 08788 5063 777</p>
<p>Salamku, Krishnamurti</p>
<p> Viewed 154 times by 70 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2012/05/19/kurang-ikhlas-kurang-tips/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pak Bewok sudah gak bewok lagi</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2012/05/04/pak-bewok-sudah-gak-bewok-lagi/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2012/05/04/pak-bewok-sudah-gak-bewok-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 14:43:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=1101</guid>
		<description><![CDATA[Selepas peluncuran sekaligus 4 buku terbaru saya (1. si monyet cerdik 2. Hypno Visual 3. NLP ala Backpacker 4. Meditasi di Sydney), di seminar akbar &#8220;Indonesia Hypnosis Summit&#8221; yang dimotivatori oleh Mas Yan Nurindra, dedengkot Hipnotis (baca hipnosis) Indonesia, saya &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2012/05/04/pak-bewok-sudah-gak-bewok-lagi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/05/Pak-Bewok.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1102" title="Pak Bewok" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/05/Pak-Bewok-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Selepas peluncuran sekaligus 4 buku terbaru saya (1. si monyet cerdik 2. Hypno Visual 3. NLP ala Backpacker 4. Meditasi di Sydney), di seminar akbar &#8220;Indonesia Hypnosis Summit&#8221; yang <em>dimotivatori</em> oleh Mas Yan Nurindra, dedengkot Hipnotis (baca hipnosis) Indonesia, saya pun meluncur ke Jogja. Ketemu Pak Budi, teman diskusi buku dan Raden Mas Sasongko, Pimpinan penerbit Pohon Cahaya untuk berdiskusi tindak lanjut pemasaran buku-buku tersebut agar bisa tersebar luas dan terjual sangat banyak tentunya.<span id="more-1101"></span></p>
<address style="text-align: center;"><strong>Ada waktunya pesta, ada waktunya tidur. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Semua ada waktunya, bukan?</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong> (Krishnamurti Words)</strong></address>
<p>&nbsp;</p>
<p align="left">Abis diskusi bisnis, saya diantar Mas Sasongko ke hotel MM tempat workshop Hypnotic Goal Setting berlangsung. Pelatihan jadi sangat seru karena peserta sedikit yang hadir, sehingga saya manfaatkan untuk lebih ke arah Personal Coaching. Selesai pelatihan sekitar jam 11 malam, saya putuskan batal menginap di hotel yang ber-budget Rp 600 ribuan per malam. Entah kenapa saya ingin ke hotel kampung saja di sekitar Malioboro, hotel Andrea yang berkelas hanya Rp 150 ribu tanpa AC, sehingga saya ada sisa dana hotel sebesar Rp 400 ribuan untuk didermakan, demikian ide muncul di benak saya.</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Jumlah uang yang sama, bisa berikan kepuasan berbeda </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>tergantung bagaimana menggunakannya saja.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p align="left">Rabu malam itu saya tidur di hotel kampung yang bersih, yang umumnya diisi oleh bule-bule turis asing. Kamis subuh saya sudah terbangun dan hati tergerak untuk mengirim SMS berupa kalimat motivasi ke 110 teman yang berkarya di BTN berisikan:</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Saat hati ini IKHLAS,apapun yang kita lakukan, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>tidak akan sia-sia (Krishnamurti Words)</strong></address>
<p>&nbsp;</p>
<p align="left">Setelah itu, di teras hotel Andrea yang berada di depan sehingga menyatu dengan masyarakat bawah, saya pun makan pagi, baca koran dan bekerja di laptop. Lalu, mandi dan check-out.</p>
<p align="left">Nah, disinilah cerita Pak Bewok dimulai. Biasa keluar hotel saya melangkahkan kaki ke kanan, tapi Kamis siang yang panas itu kaki saya melangkah ke kiri tanpa arah yang jelas mau kemana. Keluar gang, saya menapaki jalan Sosrowijayan menuju ke Malioboro.</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Hati ikuti kaki bisa membuat salah jalan. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Namun, bila kaki ikuti hati, jalan pun jadi berarti.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong> (Bidadari Words)</strong></address>
<p>&nbsp;</p>
<p align="left">Di terik panas kota Jogja Kamis siang itu, saya terus berjalan cepat dengan menggendong ransel yang menemani saya ke Sydney bulan Maret-April lalu, tiba-tiba seorang pria tua melompat semringah dari dalam sebuah beca menyapa saya: &#8220;Bapak kapan datang?&#8221;. Dia adalah Pak Bewok yang sudah lama saya kenal dan juga merupakan korban gunung merapi. Abis sapa-menyapa, langsung saya naik ke dalam beca: &#8220;Yuk Pak, kita makan siang bareng di warteg yang saya suka&#8230;&#8221;</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Walau kaki hanya melangkah, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>namun sebetulnya hati tahu harus kemana.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong> (Bidadari Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p align="left">Pak Bewok pun mengayuh becanya di panas terik, menuju ke warteg yang untungnya tidak terlalu jauh dari jalan Sosrowijayan. Sangat terharu menyaksikan semangat seorang tukang beca tua berpeluh deras mengalir di wajahnya. Duh, Gusti&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Kadang tidak mudah menemukan jawaban, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>apa tujuan manusia hidup di dunia ini? </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Apa yang dicari manusia di dunia ini? </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p align="left">Pak Bewok makan nasi dengan sangat lahap, ditemani ayam goreng dan 2 potong tahu ditambah segelas es teh manis. Saya yang lebih malu-maluin karena makannya lebih banyak dan lebih lahap hahaha&#8230; Hmmm, dalam hidup ini ternyata&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Bahagia tuh gak perlu mahal.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p align="left">Sambil makan, Pak Bewok yang sudah ompong ini bercerita tentang keluarganya yang mengundang saya datang ke Bantul. Mereka ingin sekali berkenalan, selama ini hanya tahu cerita saya dari buku. Kami pun berbagi cerita tentang kekuarga masing-masing.</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Bila kita meyakini bahwa kita semua sama di mata Allah, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>mengapa banyak manusia membuat sekat </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>yang menjadikan dada ini sesak? </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p align="left">Sambil makan, muncul ide untuk mengajak teman-teman di Twitter dan Facebook untuk bareng ikut merasakan syukur yang sedang saya kecap ini. Sayapun mem-posting demikian:</p>
<p align="left"><em>1. Sobatku, bila ada yang mau titip Rp 50ribu untuk saya sampaikan langsung ke paguyuban Tukang Beca eks korban Merapi di Jln Sosrowijayan, Jogja</em></p>
<p align="left"><em>2. Silakan transfer ke rek saya: BCA 8830749129 Krishnamurti. Akan saya serahkan sendiri siang ini juga ke Pak Bewok, yang sudah ngebecak &gt;30 thn</em></p>
<p align="left"><em>3. Setelah transfer, mohon SMS Nama &amp; jumlah sumbangan ke 087885063777 untuk saya pertanggungjawabkan secara pribadi kepada Anda. Thanks sobat!</em></p>
<p align="left">Sungguh mengejutkan dan mengharukan, dalam waktu yang sangat singkat, banyak respon dari para saudara di seluruh Indonesia berbagi uang makan siangnya untuk Pak Bewok, Paguyuban Beca dan Keluarganya. Setiap SMS yang masuk sebagai tanda sudah berbagi dana kasih, saya kirimkan pesan berikut ini:</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Walau hanya setetes air, bila kita kumpulkan bersama, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>akan menjadi segelas air es utk mrk yg sdg kepanasan. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Love you &#8211; Krishnamurti</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p align="left">Dana kasih dari berbagai teman, saudara dan sahabat yang masuk, sudah tidak dapat saya lacak lagi jumlahnya melalui BCA Mobile Banking karena terus bertambah. Karena keterbatasan waktu saya harus segera ke bandara dan tidak terlihat ATM di dekat kami, maka saya berikan saja uang yang ada di dompet saya saat itu kepada Pak Bewok. Lalu, kamipun berfoto. Saya melirik matanya berlinang dan status pun saya update:</p>
<p align="left"><em>1. Kumpulan sumbangan kita semua sudah saya serahkan kepada Paguyuban Tukang Beca Sosrowijayan Rp 500ribu &amp; Rp 150ribu untuk keluarga Pak Bewok.</em></p>
<p align="left"><em>2. Maaf, utk Paguyuban diserahkan Rp 600ribu. Jumlah yang besar untuk mrk. Sementara kegiatan kita, ditahan dulu karena saya mau ke bandara hehehe</em></p>
<p align="left">Diperpisahan itu, Pak Bewok yang sebutan ini dia dapatkan saat masih mudah sekitar 30 tahun lalu, bercerita dalam berlinangan air mata bahwa sejak pagi dia belum narik beca. Mau makan gak ada duit, mau minjem duit ada rasa sungkan karena banyak sesama tukang becak gak narik.</p>
<p align="left">Lalu, dia duduk merenung di dalam becaknya. Berdoa pasrah. Dia bilang lalu datanglah malaikat (gantian saya yang terharu) mengajak makan siang. Sekarang malah datang malaikat lainnya lebih banyak lagi, tidak dia kenal, tapi menitipkan uang untuk keluarganya, bahkan untuk teman-temannya sesama tukang becak. Saya tidak bisa bicara lagi, walau saya di foto saya tersenyum namun hati saya pilu terharu. Teman-temanku mau menjadi malaikat bagi sesama. Sayapun hanya bisa update status sebagai berikut:</p>
<p align="left">Pak Bewok yg terharu saat trima uang kasih Anda. Krn dia sdg lapar, mau pinjam uang. Eh, diajak makan &amp; dpt sumbangan untuk keluarga</p>
<p align="left">Saya merenung diam di pesawat Air Asia yang membawa saya ke Jakarta. Setiba di Terminal 3, istri saya menjemput dengan terburu katanya ada seorang CEO ngajak makan malam di sebuah tempat mewah. Sekali lagi, saya hanya merenung diam dalam keramaian&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Hidup mmg misteri. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Tadi ngajak tukang becak makan siang di angkringan, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>malam ini diajak makan mewah oleh seorg CEO. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Mau diberi order lagi hehehe..</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p align="left">Usai CEO Coaching malam Jumat itu, kami pulang ke rumah, mandi dan saya berdoa syukur seperti biasa. Lalu, saya coba amati doa-doa saya sejak kecil dan memang ternyata&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Sejak kecil saya tidak pernah berdoa minta kaya,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>saya lebih banyak berdoa agar diberikan </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>kesempatan melayani sesama manusia.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong> (Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p align="left">Jumat pagi, mengerjakan pekerjaan rumah dan lainnya. Siang saya ke Bank untuk mencetak dana kasih yang masuk. Wow, dalam waktu beberapa menit saja, terkumpul uang yang besar dan saya melaporkan di twitter dan facebook sebagai:</p>
<p align="left"><em>1. Sobat2ku, sumbangan Anda utk paguyuban tukang becak Sosrowijayan, Jogja, terkumpul Rp 1.688.903,- dr 18 orang. Sudah diserahkan Rp 750 ribu</em></p>
<p align="left"><em>2. Sisanya Rp 938.903,- akan sy serahkan sendiri pd kunjungan berikutnya ke Jogja. Uang ini dpt menebus 1 beca bagi Tukang Beca yg sdh sepuh.</em></p>
<p align="left"><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/05/Pak-Bewok-2.png"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1103" title="Pak Bewok 2" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/05/Pak-Bewok-2-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a>Sobatku, sodaraku, sahabatku, temanku&#8230; Anda adalah malaikat. Pernahkah Anda membayangkan bahwa uang Rp 50 ribu yang kita kumpulkan untuk seorang Pak Bewok yang tua dan tidak lagi bewok karena sudah peot, dapat menjadi doa syukur mungkin sampai dia meninggal. Kita tidak bisa merubah profesinya dari tukang beca menjadi konglomerat. Memang kemiskinan tidak mudah lenyap dari bumi pertiwi ini. Namun, paling tidak seorang miskin dapat merasakan tetap adanya Cinta di bangsa ini. Semoga Pak Bewok dan keluarga, dalam kemiskinannya tetap berdoa bahwa: &#8220;Allahu Akbar&#8221;</p>
<p align="left">Tangerang, 4 Mei 2012</p>
<p align="left"><strong>Krishnamurti,</strong> <em>yang ingin dikenang sebagai seorang Penulis dibanding sebagai seorang Motivator. Semoga terjadi&#8230;</em></p>
<p align="left">(artikel ini saya tulis menggunakan Samsung Galaxy Note)</p>
<p> Viewed 1646 times by 706 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2012/05/04/pak-bewok-sudah-gak-bewok-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nafas Tertahan Ketika Melihat Foto Bermakna</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2012/04/18/nafas-tertahan-ketika-melihat-foto-bermakna/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2012/04/18/nafas-tertahan-ketika-melihat-foto-bermakna/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2012 15:41:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[For Community]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=1081</guid>
		<description><![CDATA[Nafas Tertahan Ketika Melihat Foto Bermakna (Oleh Mar, Wartawan Harian Bernas Jogja, 16 April 2012 hal. 4) KETIKA ada gambar cantik tiga embun menempel di sebuah daun bagaimana kalau komentar (tulisan)-nya begini : Butir embun menyatu walau tidak bersatu. Menyentuh &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2012/04/18/nafas-tertahan-ketika-melihat-foto-bermakna/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1082" title="Artikel_1" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><strong>Nafas Tertahan Ketika Melihat Foto Bermakna </strong><em>(Oleh Mar, Wartawan Harian Bernas Jogja, 16 April 2012 hal. 4)</em></p>
<p align="left">KETIKA ada gambar cantik tiga embun menempel di sebuah daun bagaimana kalau komentar (tulisan)-nya begini : <em><strong>Butir embun menyatu walau tidak bersatu. Menyentuh tapi tidak tersentuh. Hiduppun akan senang saat hati tenang. Embun pagipun terlihat Tuhan</strong></em>.<span id="more-1081"></span></p>
<p align="left">Atau gambar banyak orang sedang menunaikan ibadah sholat di dekat beberapa kapal yang berlabuh? Bagaimana kalau komentarnya begini : <a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_21.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-1085" title="Artikel_2" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_21-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><strong><em>Dimanapun tempat di dunia ini adalah tempat yang indah untuk memuliakan nama Allah. ..<br />
</em></strong></p>
<p align="left">Penulis (kata-kata dalam) buku ini, Krishnamurti, mengaku butuh setengah tahun atau enam bulan untuk menyelami dan memaknai foto-foto karya teman SMP-nya yakni Vanditya P. Niestra. Berbagai cara yang tidak enak, <em>gak pas</em> yang dia dapatkan. Tetapi setelah dia hidup kembali di masa mereka SMP, berkarya, bercerita dan bermain bersama, barulah dia bisa berkata apa yang terwarna.</p>
<p align="left"><em><strong>Di dunia ini, begitu banyak gambar yang bisa membuat mata tak berkedip, nafas tertahan, wajah terhenyak, mulut mengangah, jantung berdetak melambat.<a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_3.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1087" title="Artikel_3" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_3-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></strong></em></p>
<p align="left">Gambar yang menghipnotis, walau hanya gambar yang sederhana. Itulah yang mereka maksudkan dengan buku bertajuk <em>Hypno Visual, </em>yakni gambar-gambar yang meng-hipnosis.</p>
<p align="left">Penulis dan fotografer berharap, <strong><em>saat pembaca buku ini terperangah, saat nafas melambat, itulah peluang kecil dan sempit untuk menanamkan makna baru ke dalam batin kita.</em></strong> Itulah yang mau mereka bagikan kepada kita.</p>
<p align="left"><em><strong>Hanya dengan mengalami Anda mudah memahami.</strong></em></p>
<p align="left"><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_51.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-1094" title="Artikel_5" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_51-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Gambar bisa bercerita. Cerita bisa berkata. Itulah dunia. Penuh warna-warna indah.</p>
<p align="left">Demikianlah, buku ini menyajikan tidak kurang dari 92 gambar foto. Dari yang “biasa” sampai “luar biasa” . Namun foto yang “biasa” dan “luar biasa” itu seperti apa? Tidak perlu diperdebatkan disini, karena pembaca atau penikmat karya buku (foto berteks atau berkomentar pendek) ini memiliki kebebasan untuk memaknai.</p>
<p align="left">Bahkan ketika pembaca juga membaca teks yang sengaja diposisikan disebelah kanan foto, boleh saja “sepaham” dan “sependapat” dengan ilustrasi fotonya atau sebaliknya. Artinya, pembaca bebas memaknai gambar dan sekaligus teksnya.</p>
<p align="left"><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_61.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1095" title="Artikel_6" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_61-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Sebenarnya, gambar foto tanpa teks pun (konon) sudah mewakili seribu kata. Jadi kalau teksnya hanya dalam satu atau dua kalimat “bernas”, maka ini merupakan “peringkasan” makna foto yang sebenarnya dapat luas tidak terbatas.</p>
<p align="left">Namun sebaliknya, karena pembaca tertarik atas teks yang merupakan penerungan penulisnya selama enam bulan atau setengah tahun, “percayalah” bahwa ini merupakan ungkapan endapan yang dapat dikategorikan intinya.</p>
<p align="left">Akhirnya, kita dapat menyepakati atau mengambil manfaat begini: silakan ambil manfaat dua-duanya secara sendiri-sendiri atau sekaligus. Ya foto, ya teks dan atau kedua-duanya.</p>
<p align="left"><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_4.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1088" title="Artikel_4" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_4.jpg" alt="" width="237" height="178" /></a>Sebagaimana tertulis di cover buku: <em>Yang cantik pun belum tentu disukai &#8230; </em>Tapi harap maklum, sosok binatang (sejenis lalat?) yang umumnya “kurang disukai” orang, justru menjadi ilustrasi cover buku ini. Apa boleh buat.</p>
<p align="left">Buku ini sebuah terobosan untuk kolaborasi karya foto dan teks. Jadi, semua talenta sebenarnya dapat dipertemukan dalam sebuah karya bersama bernama buku.</p>
<p align="left"><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_7.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1093" title="Artikel_7" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_7.jpg" alt="" width="155" height="116" /></a>Kreatornya menulis begini: <strong><em>buku ini bukan untuk dibaca. Juga bukan untuk dilihat. Tapi untuk dinikmati. Karena kata bisa salah. Gambar bisa beda makna. Kami hanya ingin menyaji. Seperti orang belajar mengaji. Hanya terus ikuti bunyi. Suatu saat bunyi jadi arti. Hidup pun lebih dimengerti. Semoga dipahami maksud hati ini. Kami hanya ingin mewarnai.</em></strong></p>
<p align="left">Kalau pun ada yang perlu dicatat di sini adalah “perlu adanya” pengelompokan karya foto. Karena ada beberapa foto dengan topik tertentu hadir di halaman terpisah, tidak berurutan. Alangkah baiknya kalau dikelompokan atau dihasilkan topik baru yang lain.</p>
<p align="left"><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_9.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-1098" title="Artikel_9" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_9-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Sedangkan tentang teksnya, karena hanya terdiri beberapa kata dan kalimat pendek, maka perlu diperhatikan penyambungan dan pemenggalan katanya. Misal, kata “hiduppun”, “pagipun”, dan beberapa yang lain, semestinya ditulis “hidup pun”, “pagi pun”. Mungkin hal ini tidak dipermasalahkan oleh penulisnya, karena toh yang lebih dipentingkan adalah makna teks itu. Ini pilihan penulis dan pembaca diharap memaklumi.</p>
<p align="left"><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_10.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1099" title="Artikel_10" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/Artikel_10.jpg" alt="" width="237" height="178" /></a>Kalau kehadiran foto dan teks pendek sudah bermakna, barangkali kalau dikomentari dengan atau dalam bentuk esai dianggap terlalu panjang. Tapi karya sajian foto dan esai, jadi bernama “foto esai” juga sebuah sebuah kebersamaan yang indah. (mar)</p>
<p> Viewed 3575 times by 1414 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2012/04/18/nafas-tertahan-ketika-melihat-foto-bermakna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kuasai 20 Teknik Terapi Diri dalam 90 Menit</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2012/04/09/kuasai-20-teknik-terapi-diri-dalam-90-menit/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2012/04/09/kuasai-20-teknik-terapi-diri-dalam-90-menit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 04:38:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[NLP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=1078</guid>
		<description><![CDATA[  Kuasai dalam waktu singkat, apa yang saya kuasai dalam waktu bertahun-tahun. Sehingga Anda bisa Sukses lebih cepat lagi dari saya. (Krishnamurti Words) Strategi 1 &#8211; Cara Umum Menguasai Sebuah SKILL Un-conscious Un-competence Conscious Un-competence Conscious Compentence Un-conscious Competence Strategi &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2012/04/09/kuasai-20-teknik-terapi-diri-dalam-90-menit/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address style="text-align: center;"> </address>
<address style="text-align: center;"><strong>Kuasai dalam waktu singkat, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>apa yang saya kuasai dalam waktu bertahun-tahun. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Sehingga Anda bisa Sukses lebih cepat lagi dari saya. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"><span id="more-1078"></span></address>
<p><span style="text-decoration: underline;">Strategi 1 &#8211; Cara Umum Menguasai Sebuah SKILL</span></p>
<ol start="1">
<li>Un-conscious Un-competence</li>
<li>Conscious Un-competence</li>
<li>Conscious Compentence</li>
<li>Un-conscious Competence</li>
</ol>
<p><span style="text-decoration: underline;">Strategi 2 – Cara Edan Menguasi Sebuah SKILL</span></p>
<ol start="1">
<li>Un-conscious Un-competence</li>
<li>Un-conscious Competence</li>
</ol>
<p>Anda mau pilih yang mana? Semua sama baiknya, yang membedakan hanyalah dari sisi waktu saja. Strategi yang ke 2, memang edan karena sangat cepat. Strategi ke 2 disebut <strong>MODELLING SKILL. </strong></p>
<p>Sebenarnya ini <em>kan</em> cara alami para bocah menguasai sebuah kemampuan dari orang tua mereka dan orang-orang lain di sekitarnya. Baik yang sangat dia ingin tahu atau malah yang dia benci banget hehehe&#8230;</p>
<p>Belajar berenang di kelas, bukan berarti Anda bisa langsung berenang di kolam. Sekolah menyebutnya Teori dan Praktek. Modelling langsung praktek di lapangan, dengan cara seperti meniru persis gaya berenang langsung di dalam sistem syarafnya.</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Ingin berenang seperti teman-temannya di kali, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>membuat seorang bocah mudah menguasai SKILL berenang.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Kemampuan inilah yang mau saya bagikan, transfer, install ke hard disk komputer dalam diri Anda, jika Anda berminat dan tentunya hadir di IHS (Indonesia Hypnosis Summit) Sabtu, 28 April 2012 di Hotel Oasis, kali ini. Dan, cukup dalam waktu 90 menit. Mengapa begitu? Karena panitia cuma sediakan segitu xixixixi…</p>
<p>Saya punya keinginan agar bangsa ini lebih cepat maju, makanya saya habiskan waktu cukup banyak untuk mempelajari dan menguasai NLP MODELLING SKILL ini, ke Inggris, Amerika, Australia (pada hal sebenarnya saya Cuma jalan-jalan hehehe). Dan, hasilnya untuk saya, sangat luar biasalah.</p>
<p>Ada 2 proses dalam sesi Modelling di IHS 2012 kali ini:</p>
<ol start="1">
<li>Membersihkan Sampah Pikiran Anda dahulu, agar siap ditanami emas. Waktu yang diperlukan sekitar 15-20 menit.</li>
</ol>
<address style="text-align: center;"><strong>Bagaimana Bibit Bagus </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>bisa tumbuh di tanah yang jelek iiiih.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Hahaha Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<ol start="2">
<li>Meng-install 20 Teknik Terapi Diri ala Krishnamurti. Teknik yang Anda pilih sendiri. Untuk mempersingkat waktu, saya tidak akan membahas teorinya di kelas karena Anda bisa peroleh penjelasannya di 2 buku saya atau baca di web www.MindsetMotivator.com</li>
</ol>
<p>Hal-hal yang sebaiknya dipersiapkan sebelum mengikuti sesi MODELLING ini, agar hasil yang didapat bisa optimal adalah:</p>
<ol start="1">
<li>Silakan menyampaikan masalah (ini rahasia) yang sedang Anda hadapi saat ini atau di masa lalu yang ingin Anda buang atau bereskan. Hal ini berguna untuk saya siapkan teknik-teknik yang diperlukan di kelas nanti.</li>
</ol>
<address style="text-align: center;"><strong>Burung yang sayapnya patah, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>susah untuk terbang jauh. Apalagi patah hati.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Hahaha Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<ol start="2">
<li>Teknik apa yang Anda perlukan untuk membuat potensi diri Anda lebih hebat lagi atau untuk pencapaian yang lebih besar lagi?</li>
</ol>
<address style="text-align: center;"><strong>Punya tujuan, jalannya macet, malah naik bus. Ya, lama. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Mending naik ojek, cepet dan bisa nyelip-nyelip.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Hahaha Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<ol start="3">
<li>Apa yang masih di dalam diri, sesuatu yang menghambat dalam mewujudkan impian Anda?</li>
</ol>
<address style="text-align: center;"><strong>Semangat besar bukan berarti hasilnya juga besar. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Wong, kakinya masih terikat rantai. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Hahaha Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Silakan, email ke saya <a href="mailto:krishnamurti@indo.net.id">krishnamurti@indo.net.id</a> salah satu dari hal di atas, selambat-lambatnya 1 jam sebelum acara berlangsung. Agar saya bisa rangkum Teknik Terapi Diri apa saja yang dibutuhkan peserta, sehingga lebih tepat guna dalam waktu yang singkat 90 menit nanti.</p>
<p><em>Oh ya, mohon gunakan pakaian santai, celana agak longgar karena kita akan melakukan praktek langsung dan biar lebih efektif, kita duduk di lantai atau lesehan.</em></p>
<ol start="1">
<li>Menguasai Kemampuan Modelling State</li>
<li>Menguasai kemampuan Trancing-In dan Trancing-Out</li>
<li>Membuang Sampah Pikiran dengan Teknik Terapi Diri</li>
<li>Meng-install Teknik “High Perfomance State”</li>
</ol>
<p>Karena Anda dan saya akan melakukan proses pelatihan MODELLING SKILL ini bersama-sama, maka baik juga Anda pelajari dulu beberapa Teknik Terapi Diri yang Anda perlukan.</p>
<p>Sampai jumpa di IHS April 2012</p>
<p><strong>Krishnamurti</strong> &#8211; Mindset Motivator</p>
<p>NB: Sehari setelah IHS yakni 29 April di tempat yang sama, Hotel Oasis, saya akan mengadakan:</p>
<ul>
<li><strong>Pelatihan Sehari untuk Sertifikasi Personal Coach</strong></li>
<li>Untuk program Hypnotic Goal Setting (info rinci program dapat Anda lihat di <a href="http://www.mindsetmotivator.com/">www.MindsetMotivator.com</a>)</li>
<li>Investasi Rp. 1 juta saja, termasuk 2 (dua) buah Sertifikasi, Lunch &amp; Coffee Break</li>
<li>Pendaftaran via SMS ke 08788 5063 777 ketik: TOT IHS, Nama, Impian Anda</li>
<li>Transfer ke BCA saya, Krishnamurti, AC: 883 074 9129</li>
</ul>
<address style="text-align: center;"><strong>Ijinkan Diri Anda lebih Sukses lagi.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p> Viewed 5762 times by 1911 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2012/04/09/kuasai-20-teknik-terapi-diri-dalam-90-menit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Multiple High Performance States Creates Multiple Skills</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2012/04/08/multiple-high-performance-states-creates-multiple-skills/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2012/04/08/multiple-high-performance-states-creates-multiple-skills/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2012 05:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Modeling]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=1070</guid>
		<description><![CDATA[Studi Kasus: Strategi Membuat 4 Buku Sekaligus dalam Waktu Bersamaan. Berhasil di satu bidang, itu biasa. Berhasil di berbagai bidang dalam waktu yang sama, itu menarik untuk dikuasai. (Krishnamurti Words) Demikian ide yang muncul dalam benak saya tahun 2011 lalu &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2012/04/08/multiple-high-performance-states-creates-multiple-skills/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/hypnovisual_Page_001.jpg"><img class="alignleft  wp-image-1075" title="hypnovisual_Page_001" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/04/hypnovisual_Page_001-300x224.jpg" alt="" width="187" height="139" /></a>Studi Kasus: Strategi Membuat 4 Buku Sekaligus dalam Waktu Bersamaan.</p>
<address style="text-align: left;"><strong><em>Berhasil di satu bidang, itu biasa. </em></strong></address>
<address style="text-align: left;"><strong><em>Berhasil di berbagai bidang </em></strong></address>
<address style="text-align: left;"><strong><em>dalam waktu yang sama, </em></strong></address>
<address style="text-align: left;"><strong><em>itu menarik untuk dikuasai.</em></strong></address>
<address style="text-align: left;"><strong><em>(Krishnamurti Words)<span id="more-1070"></span></em></strong></address>
<p align="left">Demikian ide yang muncul dalam benak saya tahun 2011 lalu sepulang berguru dengan salah satu pencipta NLP, DR John Grinder di Melbourne, Australia. Lalu, saya pilih satu outcome yang menarik yakni membuat 5 atau lebih buku sekaligus dalam waktu bersamaan.</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Bisa atau tidak bisa, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>tidak akan pernah kita tahu. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Sebelum kita benar-benar usaha. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p align="left">Termasuk 2-3 buku berkolaborasi dengan teman penulis lain. Mudah? Wadoh, gak juga. Terutama yang nulis bareng, lebih puyeng hehehe. Tapi saya teruskan saja. Akhirnya, selesai juga 4 buku. Dan, saya ketemu strateginya yang dijadikan judul artikel di atas.</p>
<p align="left">1. Kuasi dahulu satu High Performance State (HPS) Anda sampai sangat kuat, artinya kapan Anda perlu State tersebut, tinggal upload.</p>
<p align="left">2. Dengan HPS tadi, buatlah atau lakukan sebuah kegiatan atau pekerjaan sampai Anda mahir.</p>
<p align="left">3. Copy satu HPS jadi HPS lainnya untuk kegiatan yang berbeda pula. Misalnya, saya copy HPS saya jadi 5 buah untuk 5 buku, walau yang berhasil jadi buku baru 4 buah.</p>
<p align="left">4. Latih untuk menguasai HPS-HPS tadi dengan melakukan beberapa kegiatan dan pekerjaan secara bersamaan atau simultan.</p>
<p align="left">5. Cara pindahnya seperti orang naik-turun ganti busway di jalan Sudirman dan Thamrin, tanpa perlu berhenti di sebuah setasiun. Hanya pindah mondar-mandir saja dengan bus yang berbeda-beda di jalur yang sama. Dalam NLP disebut Trancing In-Trancing Out.</p>
<p align="left">Terus lakukan sampai seluruh pekerjaan yang Anda targetkan selesai. Buku yang saya hasilkan dengan strategi ini, yang diluncurkan pada IHS 2012 kali ini adalah:</p>
<p align="left">1. <strong>si monyet cerdik</strong></p>
<p align="left">2. <strong>NLP ala Backpacker</strong></p>
<p align="left">3. <strong>Hypno Visual</strong></p>
<p align="left">4. <strong>Meditasi di Sydney</strong></p>
<p align="left">Apakah buku-buku karya yang hebat, yang sempurna? Tidak penting. Yang penting sekarang saya sudah memiliki kompetensi &#8220;Multiple <strong><span style="text-decoration: underline;">High Performance States</span></strong> Creates Multiple <strong><span style="text-decoration: underline;">Skills&#8221;</span></strong>.</p>
<p align="left">Dan, saya mau membagikannya untuk Anda karena NLP disebut NLP bila kompetensi tadi bisa diajarkan juga ke orang banyak.</p>
<p align="left">Salamku, <strong>Krishnamurti</strong>- Mindset Motivator</p>
<p align="left">Catatan:</p>
<p align="left">Seminar &#8220;Multiple <strong>High Performance States</strong> Creates Multiple <strong>Skills&#8221;</strong> akan saya lakukan di Sesi Fusion Corner di Seminar Akbar &#8220;Indonesia Hypnosis Summit&#8221;, di Hotel Oasis, Jakarta, 28 April 2012 Pukul 12:00-13:00 yang dilanjutkan dengan <strong><span style="text-decoration: underline;">Book Signing</span></strong> untuk ke 4 buku terbaru saya tersebut di atas.</p>
<p align="left">Oh ya, siapkan kamera karena saya ingin berfoto dengan Anda sebagai orang pertama yang membaca buku-buku tersebut&#8230; See you there&#8230;</p>
<p> Viewed 5504 times by 1839 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2012/04/08/multiple-high-performance-states-creates-multiple-skills/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sydney Advance Modelling Seminar</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2012/03/27/sydney-advance-modelling-seminar/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2012/03/27/sydney-advance-modelling-seminar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2012 14:20:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[NLP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=1065</guid>
		<description><![CDATA[Clean Language Awal tahun 2011 lalu dalam daftar kegiatan tahunan, sudah saya canangkan dalam rencana belajar untuk menguasai lebih dalam lagi tentang kemampuan me-model (NLP Modelling Skill), yang sebenarnya adalah jantung ilmu NLP. Dari beberapa literatur dunia, ternyata hanya sedikit &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2012/03/27/sydney-advance-modelling-seminar/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/03/Bridgeclimb_03.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1067" title="Bridgeclimb_03" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/03/Bridgeclimb_03-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Clean Language</strong></p>
<p>Awal tahun 2011 lalu dalam daftar kegiatan tahunan, sudah saya canangkan dalam rencana belajar untuk menguasai lebih dalam lagi tentang kemampuan me-model (NLP Modelling Skill), yang sebenarnya adalah jantung ilmu NLP.<span id="more-1065"></span> Dari beberapa literatur dunia, ternyata hanya sedikit pada NLP modellers yang masih aktif melakukan pelatihan untuk publik, salah satunya adalah Chris and Jules Collingwood di Sydney, Australia.</p>
<p>Akhirnya, awal Februari 2011 lalu dimana suhu kota Sydney sedang sangat panasnya di siang hari bisa mencapai 42 derajat Celcius. Malamnya, saya seperti tidur di panggangan roti karena hotel saya tanpa AC. Maklum salah order karena pertimbangan berhemat hahaha… Dari hal ini saya belajar:</p>
<address style="text-align: center;">Berhemat untuk yang tidak tepat,</address>
<address style="text-align: center;">akan membuat dunia cepat kiamat.</address>
<address style="text-align: center;">(Hahaha Words)</address>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apa dampak dari mengikuti pelatihan 4 hari intensif tersebut? Karena pelatihannya Modelling, maka proses pembelajaran di dalam diri menjadi sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Dari Unconscious Uncompetence,</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>tiba-tiba menjadi Unconscious Competence</strong></p>
<p>Maksudnya apa? Saya sendiri tidak tahu lagi karena tiba-tiba kemampuan saya bertambah tanpa saya sadari. Yang sangat terasa adalah&#8230;</p>
<p><strong>Saya Makin Edan hehehe</strong></p>
<p>Iya, yang ini bener sekali. Salah satunya kemampuan saya menulis jadi seperti semau gue, kasar tapi halus, ngawur tapi bener, ngeselin tapi betul sih dan sebagainya. Menulispun menjadi sangat lancar dan mengalir seperti air comberan wakakakak… Nah, kemampuan yang tiba-tiba dahsyat ini karena hasil dari pelatihan Modelling Skill tadi. Apa lagi kemampuan edan yang tiba-tiba saya miliki? Hmmm, ini dia…</p>
<p><strong>Terapi Trauma via SMS, BB</strong></p>
<p>Sepulang dari Sydney, klien yang minta terapi sudah gak perlu ketemuan lagi. Saya dengan sangat mudah menterapi trauma yang puluhan lenyap hanya hitungan menit, hanya melalui SMS atau BB-an saja. Aneh? Lha, iyalah aneh. Saya sendiri bingung karena semua kompetensi ini tiba-tiba ada begitu saja. Apa lagi ya?</p>
<p><strong>Terapi Trauma via Telpon</strong></p>
<p>Karena kesibukan saya dan klien yang mau berjumpa, terutama mereka para eksekutif, banyak sekali terapi-terapi yang saya lakukan sepulang dari Sydney tahun lalu hanya melalui telpon. Bahkan, ada satu klien yang menghabiskan 9 (sembilan) juta untuk sebuah terapi yang ternyata traumanya kembali lagi, dibuang lenyap hanya via telpon. Sampai hari ini saya tidak pernah berjumpa muka dengan klien ini. Sayapun tidak pernah minta bayaran atas terapi via telpon ini. Saya hanya minta para klien menyumbang untuk orang lain. Ada juga kemampuan lain yang unik, yakni…</p>
<p><strong>Terapi Trauma Ratusan orang dalam 1 kelas</strong></p>
<p>Tanpa saya sadari saya mudah sekali melakukan terapi trauma dalam jumlah besar, seperti sebuah Group Therapy. Pekerjaanpun jadi lebih efektif. Dimana kuncinya, peserta saya bawa ke “Modelling State” dimana sebuah kondisi para peserta yang bersiap me-model kemampuan tertentu saya, khususnya terapi. Setelah itu, saya demokan sebuah terapi di depan panggung. Karena semua melakukan dalam waktu yang sama, maka dampaknya akan dirasakan bersama-sama pula… Inilah uniknya NLP Modelling Skill yang saya dapatkan di Sydney tahun 2011 lalu.</p>
<p><strong>Hypnotic Goal Setting</strong></p>
<p>Karena proses percepatan perpindahan kemampuan ini, maka sekitar bulan Agustus 2011 tahun lalu, saya menyiapkan sebuah program yang bisa dengan cepat dikuasai oleh para peserta. Program ini saya beri nama “Hypnotic Goal Setting”. Info rinci mengenai program ini dapat dilihat di <a href="http://www.mindsetmotivator.com/">www.MindsetMotivator.com</a></p>
<p>Hasilnya, sungguh mengagumkan!!! Para peserta dengan sangat mudah menguasi kemampuan yang saya bagikan. Para peserta dengan sangat cepat melakukan pelatihan ini juga. Hanya dalam 4-5 bulan, program ini sudah menghasilkan&#8230;</p>
<p><strong>Personal Coach Lebih dari 100 orang</strong></p>
<p>Yang bertebaran dimana-mana. Bahkan ada 2-3 orang trainer yang malah menjual program Hypnotic Goal Setting lebih mahal dari saya hahaha. Saya senang sekali mendengar berita ini. Program ini terus bergulir. Ada saya atau tanpa ada saya, sekarang hampir setiap minggu ada kelas publik “Hypnotic Goal Setting”. Ada lagi pertumbuhan kemampuan dalam diri saya yakni…</p>
<p><strong>Membuat 3 buku sekaligus.</strong></p>
<p>Awalnya rumit banget karena dilakukan bersamaan dan 2 buku ditulis berdua yang malah lebih ruwet karena menyamakan “modelling state” tadi. Akhirnya, bulan April 2012 ini di HIS (Indonesia Hypnosis Summit) saya minta ijin dengan Mas Yan Nurindra untuk meluncurkan ke 3 buku ini sekaligus. Walau, dalam benak saya sedang terus memberikan tantangan pada diri saya. Kalo sudah 3 buku, mengapa tidak 4 buku? Hmmmm, tantangan yang menarik. Untuk itulah, karena perkembangan dan pertumbuhan dalam diri saya yang sangat “Quantum” ini, saya putuskan kembali untuk mengikuti kelas “Clean Language” dari 2 orang hebat yang kami model kemampuannya tahun lalu, yakni Penny Tompkins and James Lawley, co-developers of Symbolic Modelling.</p>
<p>Kali ini, saya khusus menekuni “Clean Language” yang menjadi kemampuan mereka berdua. Untuk itu…</p>
<p><strong>Saya Mohon Doa Anda</strong></p>
<p>Agar ilmu yang akan saya serap di Sydney kali ini, dari 28 Maret sampai 3 April 2012 dapat berguna untuk banyak orang di Indonesia. Karena dunia moderen sekarang ini dan ke depannya, orang yang menguasai…</p>
<p><strong>Kecerdasan Linguistik</strong></p>
<p>Akan menguasai dunia. Karena saat ini manusia sudah jarang bertatap muka, komunikasi melalui internet, sosial media, handphone sudah menjadi “Life Style” sehingga orang yang sukses di masa mendapat adalah orang yang efektif berkomunikasi via tekstual. Dan, kecerdasan itu akan disebut Kecerdasan Linguistik.</p>
<p>Saya pamit berangkat ke Sydney dulu yooo. Mohon doa dan juga mohon maaf kalo selama ini saya ada salah kata, siapa tahu pesawatnya meledak di udara dan sayapun jadi abu hahaha…</p>
<p>Tangerang, 27 Maret 2012</p>
<p><strong>Krishnamurti</strong>, yang ingin terus jadi murid.</p>
<p> Viewed 6217 times by 2038 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2012/03/27/sydney-advance-modelling-seminar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup itu Pelajaran yang Hidup #3</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2012/03/20/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-3/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2012/03/20/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2012 06:01:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=1058</guid>
		<description><![CDATA[Karena kelalahan, malam sebelum diundang bicara di seminar motivasi oleh Susteran Ursulin di Sukabumi, entah kenapa tiba-tiba tubuh saya meriang sakit. Sebetulnya, tidak ada yang tiba-tiba sih. Pasti ada sebabnyalah. Salah satunya adalah kelalaian diri saya sendiri yang kadang terlalu &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2012/03/20/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-3/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/03/cover-NLP-Backpacker.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1059" title="cover NLP Backpacker" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/03/cover-NLP-Backpacker-211x300.jpg" alt="" width="211" height="300" /></a>Karena kelalahan, malam sebelum diundang bicara di seminar motivasi oleh Susteran Ursulin di Sukabumi, entah kenapa tiba-tiba tubuh saya meriang sakit.</p>
<p style="text-align: left;">Sebetulnya, tidak ada yang tiba-tiba sih. Pasti ada sebabnyalah. Salah satunya adalah kelalaian diri saya sendiri yang kadang terlalu banyak memberikan pelatihan, sehingga kurang waktu untuk bercengkerama dengan diri sendiri. Untungnya, saya ingat nasihat ini agar…</p>
<address style="text-align: center;"> </address>
<address style="text-align: center;"><span id="more-1058"></span><strong>Jangan menolak rasa sakit.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Sadari &amp; terima biar cepat segera bangkit.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words) @Sukabumi untuk Ursulin</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Sepulang dari Sukabumi saya membaca balasan email dari sebuah milis, yang cukup bingung akan tulisan saya tentang uang. Mengapa tidak perlu mencari uang berlebihan? Sambil duduk santai di mobil menuju ke bandara, sebuah ilhampun datang. Bukan tidak boleh punya uang yang banyak, namun haruslah hati-hati saja karena…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Nilai yang dilekatkan pada uanglah,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>yang bisa membuat manusia melekat dengan uang.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words) @Jagorawi</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Berikut ini sambil menunggu yang sakit di rumah sakit Siloam, Tangerang. Saya seringnya jalan-jalan <em>muter</em> aja. Menyaksikan wajah-wajah yang ada di rumah sakit tersebut, ada aja kalimat yang meluncur “pluk” dari dalam diri ini. Berikut ini beberapa diantaranya yang juga saya posting di twitter dan facebook. Selamat menikmati dan jangan dimaknai karena tidak terlalu bermaknalah hehehe…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Sehebat-hebatnya manusia,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>tetap ada masanya &amp; masa itu akan berputar.</strong><br />
<strong> (Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Abupun dapat dimaknai, dikata-katai hehehe… Sekalian dijadikan alat refleksi manusia yang sering lupa diri walau dikejar sebenarnya adalah abu. Jadi? Apa yang dikejar? Mengapa harus mengejar? Kan, malah nantinya jadi kejar-kejaran. Apalagi akhirnya hanya terbang juga. Abu karena ringan mudah diterbangkan oleh angin. Manusia mati, nyawanya juga terbang (katanya sih hehehe)</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Bila uang &amp; harta dibakar akan jadi abu,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>mengapa harus dikejar berlebihan oleh manusia</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>yang mati nantipun jadi abu?</strong><br />
<strong> (Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Hahaha kalo kalimat berikut ini, kalimat ngaco saya menjawab sebuah SMS yang ilhamnya dari penyesalan seorang tua yang hidupnya hanya sibuk foya-foya. Anggap saja ini bukan motivasi, tapi sekedar guyonan biar gak ngantuk dan bisa sedikit senyumlah yooo…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Pak kapan waktu terbaik evaluasi sukses hidup kita?</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Saat mau meninggal aja, supaya lebih menyesal&#8230;</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Hahaha Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Kadang sedang berada di jalan tol bisa menjadi sebuah ide kalimat. Misalnya, suatu saat ada mobil yang kekuatan mesinnya lebih kecil dari mobil saya, namun disetirnya dengan kecepatan tinggi yang memaksa. Seperti terburu-buru sekali. Datanglah kalimat berikut…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Banyak jalan menuju sukses.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Ada jalan tol, ada jalan kaki.</strong><br />
<strong> Selama terus jalan, pasti tiba di tujuan.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words) @Cipularang ke Siloam</strong></address>
<address style="text-align: center;">*</address>
<address style="text-align: center;">&#8212;&#8212;-</address>
<address style="text-align: center;">*</address>
<address style="text-align: center;"><strong>Saat hidup ini dijalani dg ikhlas,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>kuatirpun jadi pulas.</strong><br />
<strong> (Krishnamurti Words) @Siloam ke Bandung</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Sedang posisi enak tiduran di sofa sambil baca-baca twitter teman-teman, saya mengamati banyak para teman senang sekali me-retweet motivasi yang baik-baik, padahal ilmu motivasi bisa didapat dari orang baik, juga bisa diperoleh dari orang jahat hahaha… Dan, itu memotivasi saya untuk berbagi motivasi:</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Banyak orang senang dengan motivasi yang menyenangkan,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>pada hal yang menyenangkan belum tentu mengenyangkan.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words) @Siloam</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Saya menyaksikan tangisan orang-orang yang sedih karena ada sanak keluarga yang meninggal. Saya hanya diam saja, namun ada dialog batin dengan mereka yang sedang berduka tersebut. Saya berkata pada batin mereka…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Di dunia ini tidak ada yang abadi,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>jadi janganlah diabadikan.</strong><br />
<strong> (Krishnamurti Words) @Siloam</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Kebetulan ada orang kaya yang sukses sedang berobat juga. Mungkin, saking sibuknya bekerja, saking hidupnya harus sukses, harus sangat kaya, diapun terkapar di kursi roda dalam keadaan lesu. Saya bicara dari hati ke hati dengannya dalam bahasa hening…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Saat seseorg ingin sukses dengan memaksa,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>maka siapkan diri juga untuk tersiksa</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words) @Siloam</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Menyaksikan orang-orang kaya, orang yang sukses secara materi, punya tempat terhormat di perusahaan. Namun, saat berada di ranjang sebuah rumah sakit mewah, semua manusia tiba-tiba menjadi sama yaitu lesu dan lemah hehehe… Yang berbeda, hanyalah mereka yang berkunjung. Tetapi semua pasien di rumah sakit tersebut menggunakan baju yang sama, baju biru muda sebagai tanda orang sakit, orang yang sedang sakit. Maka muncullah kalimat berikut ini…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Manusia menciptakan waktu,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>namun sayangnya manusia tidak pernah</strong><br />
<strong> memiliki waktu yang diciptakannya.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words) @Siloam</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Demikian sedikit proses pengalaman saya mendapat ilham dalam membuat sebuah kalimat motivasi. Semoga memotivasi Anda juga untuk menulis sebuah kalimat motivasi. Karena begitu banyak pelajaran di kehidupan ini, yang justru membuat hidup… Bahkan, sebelum sebuah pelatihan dimulai di pantai Ancol, sambil saya melihat ujung lautan nun jauh disana, hadirlah seorang pelaut&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Seorang Visioner itu seperti Pelaut.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Sudah melihat sebuah pulau indah nun jauh di ujung bumi,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>saat menaiki kapalnya…</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words) @Ancol untuk Petrus Da Gomez</strong></address>
<p style="text-align: left;">Sosrowijayan, Jogja siang hujan rintik, 20 Maret 2012</p>
<p><strong>Krishnamurti</strong>, <em>yang sedang  menambahkan goal untuk meluncurkan 4 buku sekaligus di bulan April ini: <strong>1. si monyet cerdik 2. NLP for Backpacker </strong>dan<strong> 3. Hypno Visual</strong> sudah siap semua. Buku ke 4 sedang disiapkan. Semoga niat ini direstuiNya…</em></p>
<p> Viewed 6706 times by 2264 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2012/03/20/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup itu Pelajaran yang Hidup #2</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2012/03/12/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-2/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2012/03/12/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Mar 2012 18:27:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=1054</guid>
		<description><![CDATA[Ada lagi, saat saya diundang Pak Leo Chandra sebagai Pembicara Motivasi di hari ulang tahun ke 30 Columbia. Sayapun mampir ke kantor beliau dahulu, sebelum hari pelaksanaan. Saya sempat diminta berbagi motivasi di kantor beliau beberapa menit. Lalu, dari tanya &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2012/03/12/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/03/Kover-B-Si-Monyet-Cerdik.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1055" title="Kover B Si Monyet Cerdik" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/03/Kover-B-Si-Monyet-Cerdik-234x300.jpg" alt="" width="234" height="300" /></a>Ada lagi, saat saya diundang Pak Leo Chandra sebagai Pembicara Motivasi di hari ulang tahun ke 30 Columbia. Sayapun mampir ke kantor beliau dahulu, sebelum hari pelaksanaan. Saya sempat diminta berbagi motivasi di kantor beliau beberapa menit. Lalu, dari tanya jawab, dari raut muka peserta dan situasi yang ada, entah kenapa tiba-tiba muncul saja sebuah kalimat demikian&#8230;<span id="more-1054"></span></p>
<address style="text-align: center;"><strong>Sesuatu yang jelekpun</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>bila dilihat dengan mata melek,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>akan terlihat molek</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Bidadari Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Hahaha sepertinya aneh ya? Tapi begitulah sebuah proses penciptaan kalimat tadi. Seperti halnya kejadian berikut. Dimana saya diundang sebuah sekolahan bernama Yadika, yang terletak di “hutan pedalaman” kota Jakarta-Bekasi. Namun, saat tiba di sekolahan tersebut, saya cukup kaget melihat sekolahan yang “serius” dan teruslah saya bertanya akan apa yang ada di benak pemilik Yayasan sekolah ini yang bernama RL Sitorus, sehingga menghasilkan…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Misi untuk membuat kehidupan jadi lebih baiklah,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>yang membuat kehidupan tetap hidup.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Sebagai mantan “anak nakal” tentu saya, Krishnamurti, tetap punya sisi nakalnya, ngawurnya. Membaca cerita seseorang Motivator yang membedakan kelasnya dengan orang “bawah”, membuat saya tergelitik sedih dan jadi jahil deh. Makanya, jadi gini deh…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Saat seseorang menunjukkan dirinya berkelas,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>justru saat itulah dirinya tidak berkelas.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Karena artinya dia masih sekolah di kelas.</strong><br />
<strong> (Hahaha Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Nah, keinginan tahu para peserta pelatihanpun kadang menjadi inspirasi. Terutama mereka yang melihat seakan-akan Motivator, Pembicara, Trainer itu makhluk hebat, orang suci, hidupnya pasti mulia hahaha&#8230; Salah satunya, ada BBM yang bertanya apa doa saya sehingga mudah saja (menurut orang ini) mewujudkan apapun yang saya inginkan? Pertanyaan dan pernyataan “wong edan” yooo&#8230; Pada hal, sebenarnya&#8230;</p>
<p>Sejak kecil saya jarang sekali doa memohon.</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Doa kesukaan saya adalah bersyukur saja</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>atas apa yang terjadi dalam hidup ini.</strong><br />
<strong> (Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Karena tidaklah mungkin pemikiran yang jadi pertanyaan berikut ini terjadi?</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Hidup bapak lancar2 aja kah?</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Ya, gak mungkinlah. Setiap jalan pasti ada halangan.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Mau stop &amp; mengeluh atau belok kanan, itu pilihan hidup&#8230;</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Sebagaimana yang saya sampaikan kepada teman-teman klien saya di Global Teleshop, walau Anda hanya sebagai seorang Sales Counter, bukan berarti Anda tidak berarti. Ini hanyalah sarana untuk melayani Tuhan, melalui kegiatan ini saja…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Hidup itu pilihan2 akan keadaan yang dihadapi saat ini.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Pilihlah dengan bijaksana agar hidup jadi berguna…</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Kadang, berita negatif koranpun dapat menjadi ilham untuk saya menjawab sebuah SMS, atau pertanyaan seorang teman Bidan:</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Pak, bayinya mau diberi nama apa?</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Sdg dipikir apakah Gayus,Nazaruddin atau Angelina.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Biar besarnya terkenal&#8230;</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Hahaha Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Bahkan, di tengah jalan yang lumayan padat dari Trawas menuju Surabaya, sekitar Sidoarjo dapat menjadi ilham. Sebuah kendaraan yang meng-klakson keras berkali-kali tanda tidak mau memberi jalan.</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Salah tuh gak masalah.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Jadi masalah kalo salah-salahan</strong><br />
<strong> (Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Pagi harinya di Trawas, seorang teman dari Behaestex bercerita tentang pengalaman dirinya. Tiba-tiba “pluk” muncul jawaban saya untuk dia, yang saya “abadi”kan juga deh di status facebook saya, bahwa…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Dalam hidup ini, bila salah kita wajib minta maaf,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>walau kita tidak bisa paksa orang lain maafkan kita…</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p>Tetapi ada juga kalimat yang meluncur begitu saja. Entah karena ada apa saat itu. Bahkan, saya sendiri masih belum memahami maknanya. Saat itu saya memang agak terburu-buru dengan jadual sebagai berikut: Jam 4 pagi ke Sukabumi, selesai pelatihan di Sukabumi rencana ke Bandara Soetta batal, karena mau ke Siloam nengok Krishna Muda yang baru berumur 10 menit. Terpaksa pesan tiket baru untuk ke Surabaya esok paginya. Tiba di Surabaya langsung ke Trawas. Wadooooh&#8230;.</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Memang kita bisa mengatur waktu,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>namun lebih enak bila kita ijinkan waktu yang mengatur kita…</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"> </address>
<p><em>… sementara ini dulu yaaa, tunggu lanjutan babak ketiga…</em><br />
Sambil makan pempek tunu di Gading Serpong, 11 Maret 2012</p>
<p><strong>Krishnamurti</strong>, <em>yang sedang  menambahkan goal untuk meluncurkan 4 buku sekaligus di bulan April ini: <strong>1. si monyet cerdik 2. NLP for Backpacker </strong>dan<strong> 3. Hypno Visual</strong> sudah siap semua. Buku ke 4 sedang disiapkan. Semoga niat ini direstuiNya…</em></p>
<p> Viewed 7254 times by 2444 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2012/03/12/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup itu Pelajaran yang Hidup #1</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2012/03/05/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-1/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2012/03/05/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Mar 2012 16:24:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=1045</guid>
		<description><![CDATA[Bila Anda ingin terus hidup. Belajarnya pada kehidupan. Karena manusia bisa mati, tetapi kehidupan akan tetap hidup.(Krishnamurti Words)     Cukup banyak para teman yang bertanya ingin tahu dan belajar, bagaimana cara saya membuat kalimat-kalimat Motivasi, baik yang saya sebut &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2012/03/05/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-1/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/03/Bidadari_Words_19.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1050" title="Bidadari_Words_19" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/03/Bidadari_Words_19-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Bila Anda ingin terus hidup. </strong><strong>Belajarnya pada kehidupan. </strong><strong>Karena manusia bisa mati, </strong><strong>tetapi kehidupan akan tetap hidup.</strong><strong>(Krishnamurti Words)</strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong></strong> </p>
<p style="text-align: left;"><strong> </strong></p>
<p><span id="more-1045"></span></p>
<p>Cukup banyak para teman yang bertanya ingin tahu dan belajar, bagaimana cara saya membuat kalimat-kalimat Motivasi, baik yang saya sebut sebagai: Bidadari Words, Krishnamurti Words ataupun kalimat yang sedikit nakal seperti: Hahaha Words.</p>
<p>Sebenarnya, saya tidak punya teknik tertentu atau waktu khusus untuk membuat kalimat-kalimat motivasi tersebut. Seringkali hanya muncul begitu saja, seperti &#8220;pluk&#8221;. Lalu, langsung saya ketak-ketik di telpon genggam dan jadi deh&#8230; Nah, biar gak hilang, biasanya saya segera posting ke akun saya di Fesbuk dan twitter @AndaHebat biar bisa dinikmati orang banyak juga. </p>
<address style="text-align: center;"><strong>Sesungguhnya begitu ada niat berbagi paham,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>maka dengan mudah pula datang si Ilham.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong></strong> </address>
<p>Bagaimana &#8220;pluk-pluk&#8221; ini bisa muncul? Nah, mungkin berawal dari hanya sebuah NIAT untuk berbagi semangat, motivasi, inspirasi berupa kata, kalimat atau sekedar banyolan yang menghibur kepada teman, sahabat, baik mereka yang ikut pelatihan motivasi yang saya berikan, atau siapa saja yang sedang memerlukan semangat. Karena menurut keyakinan saya:</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Kita malah jadi lebih kuat,<br />
saat berbagi semangat<br />
Walau hanya sebuah kalimat.<br />
(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong></strong> </address>
<p>Karena manfaat berbagi itu lebih banyak pada si pembagi, maka bagikan saja apa yang bisa dibagikan. Tentunya bagikan kepada orang memang sedang membutuhkan, orang yang tepat. Khususnya, yang sedang sekarat hahaha&#8230; Tentunya&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Berikan kepada dunia ini yang terbaik.<br />
Karena dunia telah memberikan yang sangat terbaik&#8230;<br />
(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong></strong> </address>
<p>Baiklah, saat ini saya coba menuliskan bagaimana sebuah kalimat motivasi bisa muncul, kapan munculnya, apa yang tejadi saat itu dan sebagainya. Semoga bisa menambah semangat Anda, juga bisa jadi inspirasi.</p>
<p>Secara umum, saya mendapat inspirasi dari kehidupan sehari-hari, bisa dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja. Termasuk belajar dari tukang ojek, saat melewati jalan becek sambil makan permen kojek hehehe&#8230;</p>
<p><strong>Belajar pada kehidupan yang hidup<br />
</strong>Seorang teman datang ke rumah untuk menjenguk si Krishna Muda, lalu setelah ngalor-ngidul. Ternyata teman tersebut punya banyak karya tulis yang hanya disimpan rapi di meja tulis. Nah, saat itu muncullah kalimat ini:</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Jangan tunggu sempurna untuk berkarya, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>tapi teruslah berkarya biar bisa sempurna.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong></strong> </address>
<p>Akhir pekan di awal bulan Maret 2012, saya sempatkan diri ke Jogja untuk menyiapkan rencana peluncuran langsung 3 buku di bulan April. Saat menginjakkan kaki di Bandara Adi Sucipto, tiba-tiba diri ini terasa sangat tenang dan nyaman. Hmmm&#8230; sayapun langsung mengetik&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Enaknya nafas melambat. </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Melepaskan segala rasa yang bisa menghambat.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Bidadari Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong></strong> </address>
<p>Bahkan, kadang sebuah kalimat motivasi meluncur dalam pikiran saya karena adanya pertanyaan atau bahkan pujian yang berlebihan, yang membuat saya tidak nyaman, seperti:</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Apa yang membuat bapak bisa sukses?</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Ya, Anda. Karena Anda yang anggap saya sukses.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Menurut saya: “Saya biasa aja tuh”</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong></strong> </address>
<p>Setelah membuat kalimat ini, saya lanjutkan dialog tadi dan malahan saya menemukan beberapa kalimat motivasi yang saya ringkas sebagai berikut</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Bandingkan kelebihanmu dengan </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>kelemahanku yang masih sangat banyak ini,<br />
maka Anda akan mensyukuri potensi dalam diri Anda.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong></strong> </address>
<p>Kalimat di atas muncul agar teman saya sadar bahwa saya juga hanya manusia biasa saja. Ada kelemahan dalam diri saya, ada kekeliruan. Bahkan muncul ide untuk memotivasi diri teman saya ini, agar…</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Jangan bandingkan diri Anda dengan org lain.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Karena pasti ada dalam diri Anda yang tidak tertandingi.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong></strong> </address>
<p>Hmmm, sebuah kalimat yang saya sendiri bingung kenapa bisa muncul hehehe&#8230; Semua hanya karena ingin meyakinkan diri teman saya bahwa apapun yang sedang dialami, siapapun diri Anda, yakinlah pasti ada potensi, ada berlian yang belum diasah saja.</p>
<p><em>… sementara ini dulu yaaa, tunggu lanjutan babak kedua…</em></p>
<p><em>Sambil makan pempek tunu di Gading Serpong, 5 Maret 2012</em></p>
<p><strong>Krishnamurti</strong>, <em>yang sedang bersiap meluncurkan 3 buku sekaligus di bulan April ini: <strong>1. si monyet cerdik 2. NLP for Backpacker </strong>dan<strong> 3. Hypno Visual</strong>. Semoga buku-buku tersebut dalam menjadi teman dalam perjalanan sukses Anda.</em></p>
<p> Viewed 7871 times by 2617 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2012/03/05/hidup-itu-pelajaran-yang-hidup-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sayapun masih sering ditolak</title>
		<link>http://mindsetmotivator.com/2012/02/06/sayapun-masih-sering-ditolak/</link>
		<comments>http://mindsetmotivator.com/2012/02/06/sayapun-masih-sering-ditolak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 08:32:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mindset motivator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mindsetmotivator.com/?p=1036</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak pernah berminat belajar pada Guru Sukses yang selalu Sukses. Karena dia Pembohong besar! (Krishnamurti Words) Pernah terpampang kalimat di atas pada dinding Face Book dan Twitter saya sekitar awal tahun 2012 lalu, sebagai jawaban atas pertanyaan seseorang apakah &#8230; <a href="http://mindsetmotivator.com/2012/02/06/sayapun-masih-sering-ditolak/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address style="text-align: left;"><strong><a href="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/02/Monyet_Tutup_Mata.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1041" title="Monyet_Tutup_Mata" src="http://mindsetmotivator.com/wp-content/uploads/2012/02/Monyet_Tutup_Mata-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Saya tidak pernah berminat belajar</strong></address>
<address style="text-align: left;"><strong>pada Guru Sukses yang selalu Sukses.</strong></address>
<address style="text-align: left;"><strong>Karena dia Pembohong besar!</strong></address>
<address style="text-align: left;"><strong>(Krishnamurti Words)<span id="more-1036"></span></strong></address>
<p>Pernah terpampang kalimat di atas pada dinding Face Book dan Twitter saya sekitar awal tahun 2012 lalu, sebagai jawaban atas pertanyaan seseorang apakah saya tidak pernah salah, tidak pernah kalah, tidak pernah ditolak? Katanya: “Kok, kayaknya Anda sukses selalu aja, sih&#8230; Saya mau berguru pada Anda”. Tentu, orang tersebut salah besar hahaha&#8230;</p>
<address style="text-align: center;"><strong><em>Mungkinkah saya selalu sukses?</em></strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong><em>Mungkinkah saya selalu menang?</em></strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong><em>Sekali lagi, salah besar.</em></strong></address>
<address style="text-align: center;">&#8212;&#8212;-</address>
<p><strong>Tetap saja, saya sering ditolak</strong></p>
<p>Saya yakin tidak ada orang yang selalu sukses, selalu menang. Setiap orang sukses selama masih hidup, pasti tidak hanya mengalami siang yang terang. <strong><em>Suatu saat pasti akan mengalami mendung tebal yang gelap</em></strong>, bahkan hujan badai…</p>
<p>Sikap orang tersebut dalam menyikapi sebuah keadaan buruk, itulah <strong><em>sebuah kompetensi yang dimiliki seorang untuk menang dari keadaan tersebut</em></strong>. Sebuah sikap yang bisa mementalkan sebuah masalah ini disebut Sikap Mental hehehe (ngaco ya).</p>
<p>Berikut beberapa cara pandang saya terhadap (khususnya) apa yang orang awam katakan sebagai penolakan. Semua sudah pernah saya twiterin dan fesbukin, yaitu:</p>
<address style="text-align: center;"><strong>Banyak orang patah arang karena ditolak,</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>pada hal penolakan justru membuat</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>saya makin kreatif untuk mencari ide-ide baru</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)<br />
</strong>&#8212;&#8212;-<br />
Penolakan itu adalah feedback yang baik</address>
<address style="text-align: center;">untuk introspeksi diri agar jadi lebih baik.</address>
<address style="text-align: center;">(Krishnamurti Words)<br />
&#8212;&#8212;-<br />
<strong>Justru Penolakan membuat </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>saya berpikir, berpikir &amp; berpikir lebih keras </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>untuk cari ilham yang lebih menarik.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong><br />
&#8212;&#8212;-<br />
Dan Penolakan itu menyadarkan diri</address>
<address style="text-align: center;">bahwa saya tetap bisa saja salah,</address>
<address style="text-align: center;">bahkan kalah hehehe</address>
<address style="text-align: center;">(Krishnamurti Words)<br />
&#8212;&#8212;-<br />
<strong>Penolakan tuh sebuah sikap tegas, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>dibanding bilang YA tapi maksudnya TIDAK.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong><br />
&#8212;&#8212;-<br />
Dan Penolakan juga menguatkan saya</address>
<address style="text-align: center;">bahwa &#8220;Aku ini manusia biasa spt Anda, lho!&#8221;</address>
<address style="text-align: center;">(Krishnamurti Words)<br />
&#8212;&#8212;-<br />
<strong>Jangan buang waktu untuk cari tahu kenapa ada Penolakan, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>tapi secepatnya ubah strategi yang lebih baik.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong><br />
&#8212;&#8212;-<br />
Penolakan itu berarti</address>
<address style="text-align: center;">orang yang menolak bisa melihat sesuatu</address>
<address style="text-align: center;">yang belum dapat saya lihat.</address>
<address style="text-align: center;">(Krishnamurti Words)<br />
&#8212;&#8212;-<br />
<strong>Lha, kalo gitu apa tujuan Tuhan memberikan Penolakan?</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>Biar potensi kita muncul dengan lebih hebat lagi.</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong><br />
&#8212;&#8212;-<br />
Penolakan justru membuat saya ingin terus belajar</address>
<address style="text-align: center;">ilmu pengetahuan yang lebih tinggi lagi.</address>
<address style="text-align: center;">(Krishnamurti Words)<br />
&#8212;&#8212;-<br />
<strong>Jangan sampai Penolakan membuat Anda loyo, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>justru harus membuat lincah seperti yoyo hehehe</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong><br />
&#8212;&#8212;-<br />
Menolak Penolakan justru menyakitkan,</address>
<address style="text-align: center;">menerima Penolakan dg ikhlas,</address>
<address style="text-align: center;">akan menguatkan mental.</address>
<address style="text-align: center;">(Krishnamurti Words)<br />
&#8212;&#8212;-<br />
<strong>Tidak ada yang salah dengan Penolakan, </strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>hanya bisa saja kita mengetuk pintu yang salah hehehe</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong>(Krishnamurti Words)</strong></address>
<address style="text-align: center;"><strong></strong>&#8212;&#8212;-</address>
<p>Penerbit Kanisius, Jogjakarta, 6 Feb 2012</p>
<p><strong>Krishnamurti</strong>, begitulah sebagian ide bagaimana saya “menyenangkan” hati saat ditolak wakakakak… Motivator juga hanya manusia biasa saja…</p>
<p> Viewed 11615 times by 3420 viewers </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mindsetmotivator.com/2012/02/06/sayapun-masih-sering-ditolak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

