“Pak Krishna, bagaimana bapak membuat diri bapak selalu semangat?”
Demikian pertanyaan yang kerap muncul saat saya berbagi motivasi. Menurut saya ini pertanyaan yang aneh dan tidak masuk akal. Bagaimana mungkin saya selalu termotivasi, bagaimana mungkin saya bisa selalu semangat, bagaimana mungkin saya selalu percaya diri? Ya, tidak mungkinlah. Kalau saya selalu termotivasi, kapan saya tidurnya ha ha ha…
Jawaban canda yang selalu saya berikan adalah berikut ini: “Kuncinya agar kita selalu termotivasi dan bersemangat adalah dengan berdiam diri…”,si penanyapun makin bingung dan saya sangat menikmati wajah melongoh mereka he he… Serius, jawaban yang benar adalah…
Berdiam
Saya tentu perlu waktu untuk sendiri, saya perlu jedah, saya perlu refleksi diri, saya perlu introspeksi, saya perlu bicara dengan diri sendiri. Saya perlu waktu untuk itu. Saya perlu waktu untuk berdiam. Kapan? Ya, kapan saja saat saya perlukan. Dimana? Ya, dimana saja saat saya perlukan. Seperti saat saya sedang berada di dalam sebuah bus malam, di kegelapan jalan dari kota Pontianak menuju kota Sintang, dalam berdiam diri saat itu saya berdialog dengan diri saya, mengalirlah syair ini bahwa Krishnamurti juga perlu:
Ruang bicara diri
Saat serahkan diri
Saat serahkan nafas
Ada saja cara Allah
Mengatur langkah ini
Menuju tempat sunyi
Ruang waktu yg gelap
Berjalan namun duduk diam
Hanya peluang bicara diri
Ada tapi tiada
Diam tapi bicara
Itulah cara Dia berkata
Saat kita ikut percaya
Saat kita ikut saja
Saat kita percaya saja
Ada saja cara yang indah
Itulah ruang bicara diri
Ruang indah guna terus tumbuih
Kuat dan besar untuk diri
Ikuti saja
Ya, aku ikuti…
Pontianak, 20 Agustus 2009
Krishnamurti – sedang di bus malam menuju Sintang
Berdiam memberikan peluang untuk kita mendengar suara dari dalam diri kita, bisa suara hati, bisa suara perasaan, bisa juga suara “setan”, bisa juga “suara-suaraan” he he… Serem ya? Ya, bisa suara apa saja, kok. Makanya perlu berdiam untuk mengenali mana suara kita sendiri. Mana suara batin ini, mana suara hati ini
Adakah teknik NLP khusus untuk berdiam?
Nah, ini pertanyaan wong edan. Saya sering ditanya tentang hal ini. Mengapa edan? Wong, diam kok perlu teknik. Perlu cara yang benar, perlu teknik NLP. Ya, aneh banget. Diam ya diam saja. Diam membisu, nggak ngomong beberapa waktu karena memang sedang mau ngomong dengan diri. Diam selama sehari, tapa bicara. Boleh pilih, diam beberapa hari. Ya, diam saja. Hanya diam saja, gitu lho!
Memang baik juga, pejamkan mata. Namun, tetap ide yang baik, berdiam diri sambil beraktifitas seperti berkebun, membereskan rumah, beraktifitas sosial, asal tetap berdiam. Mulutnya diplester he he… Mengamati sesuatu, memotret, melukis atau apa saja, yang penting idenya adalah berdiam diri, tapa bicara. Namun, maaf yang saya sampaikan di atas tadi, adalah ide saya, strategi saya, jika mau berdiam diri. Belum tentu pas untuk Anda.
Beberapa pengalaman yang saya dapatkan saat berdiam diri ini, salah satunya:
Perubahan Sikap
Karena suatu peristiwa, saya seringkali mengambil jedah untuk berdiam diri. Sebagai pembicara publik, suka tidak suka, banyak baik pujian atau makian yang diberikan kepada saya. Bila makian, saat diterima bisa menjadi motivasi untuk perbaikan diri, untuk berkarya lebih luas, bisa untuk kebangkitan diri. Nah, yang bahaya adalah pujian. Jika salah terima, bisa menghancurkan, bisa membunuh.
Saya pernah hancur, saya pernah sombong, saya pernah lupa diri, saya pernah ngaco, saya pernah ngawur, saya pernah macem-macemlah… Begitu banyak pujian yang saya terima sejak saya kecil, otak saya sangatlah cemerlang. Saya hanya perlu beberapa waktu saja untuk membaca buku pelajaran, saya bisa melakukan apa saja yang saya inginkan, saya sering disebut teman-teman sebagai anak yang serba bisa. Kepandaian ini bisa membuahkan pujian, juga bisa menghancurkan. Sayangnya, dalam banyak hal saya malah menghancurkan diri saya sendiri, dengan kepandaian yang telah dipercayakan oleh Tuhan.
Perenungan demiki perenungan telah saya lewati, telah saya jalani, sampai suatu saat juga di tengah perjalanan menuju pedalaman Kalimantan Barat, mungkin karena takut tidak bsia kembali dengan selamat ke Jakarta ha ha ha… Muncullah syair ini dalam benak saya.
Hanyalah titik
Sering aku bertanya
Siapakah diriku ini?
Buat apa aku ke bumi?
Sulit kutemu jawabnya
Kadang aku merenung
Mengapa aku tercipta?
Apa rencana ciptaan ini?
Sulit kutemu jawabnya
Kehembus nafas panjang
Kubuang semua tanya
Kulepas semua asa cita
Kupilih diam sajalah
Kupilih terus melangkah
Kupilih diam sajalah
Kupilih terus lanjut saja
Aha, malah kutemu cahaya
Aku hanyalah bulatan kecil
Aku hanyalah titik
Ha ha ha ha….
Ternyata hanyalah titik.
Sosok, Kalbar, 20 Agustus 2009
Krishnamurti
Demikian sahabatku, sungguh saya tidak atau belum punya resep dan strategi bagaimana membuat batin ini bertumbuh. Menurut saya, kuncinya hanyalah perenungan. Dan, penerenungan memerlukan waktu untuk berdiam. Jadi kuncinya hanyalah berdiam. Bukan NLP, bukan Hypnotherapy, bukan juga ilmu-ilmu lain, karena Tuhan menyimpan kunci sukses Anda bukan di Surga, namun di hati Anda, ditempat yang paling dekat dengan diri ini.
Dan, cara membukanya hanya perlu berdiam diri dan masuk ke dalam hati itu. Hati itu milik Anda sendiri, bukan milik orang lain. Teruslah berdiam diri dan berdiam diri, agar…
Kesadaran Diri Meningkat (Self Awareness)
Ya, inilah buah yang indah dalam proses berdiam diri. Saat kesadaran diri meningkat, kitapun akan termotivasi, kitapun akan percaya diri, kitapun akan lebih baik, lebih maju, lebih sukses, ilmu NLP-pun akan menjadi makin dashyat, karena diterapkan dengan kesadaran yang benar.
Saat kesadaran diri ini meningkat, maka teknik NLP yang sangat sederhanapun akan menjadi luar biasa. Bukan NLP yang hebat, namun ditangan siapalah yang membuat NLP hebat. Suksespun bisa dirancang dengan baik dan benar. Pencapaian suksespun akan sangat cepat, lebih cepat yang pernah Anda bayangkan sebelumnya.
Saya sudah melewati jalan ini dan akan terus berjalan, karena tidak akan pernah selesai sampai nafas ini dihentikan oleh DIA. Semoga Andapun termotivasi untuk melewatinya. Hanya satu jalan menuju sukses yang damai itu yakni hati… Sepotong “daging merah” yang ada di dalam diri kita…Masuklah… Masuklah…
Malampun semakin larut, perjalanan panjang bus malam menuju Sintang seperti sangat pendek, karena syair demi syair tercipta dengan sendirinya. Ini adalah salah satunya dari pengalaman batin saya sendiri, bahwa…
Engkau tidak pernah tinggalkan aku
Ibu awanku… Bunda jiwaku…
Saat batin ini berkeluh
Saat sedih sepi memelukku
Saat semua rasa beradu-adu
Saat anakmu ini berpejam diam
Engkau selalu menyentuh halus
Mengusap wajahku dengan lembut
Menarik selimut agar badanku hangat
Biar nyenyaklah tidurku di alam
Karena memang tidak ada jawab
Hanya cinta yang tercanang
Agar anak-anak terus tangguh
Untuk menyelesaikan cerita
Kisah kehidupan anak manusia
Berpuluh tahun kualami
Beribu masalah kudaki
Berjuta langkah kujalani
Kusimpulkan sebuah yang pasti
Engkau sungguh tidak pernah
Tidak pernah tinggalkan aku…
Karena Engkau satu di hatiku
Terima kasih Ibuku di awan.
Engkau tidak pernah tinggalkan aku
Hanya karya hikmah yang bisa kubawa
Semoga aku bisa menjumpaiMu…
Krishnamurti – Tiga pagi di Bus malam menuju Sintang, 20.08.09
Demikian akhir dari tulisan ini, semoga Anda memahami bahwa saya sebagai Motivator tidaklah selalu termotivasi, tidaklah selalu percaya diri, tidaklah selalu semangat, tidaklah selalu tertawa, tidaklah selalu hebat, tidaklah selalu benar…
Sayapun perlu merenung, sayapun perlu berdiam diri, sayapun perlu lelah…
Sayapun perlu salah…
Krishnamurti – Sedang di awan dari Aceh ke Jakarta, 11 September 2009
NB:
1. Awalnya artikel ini saya beri judul demikian: Tip Praktis NLP#78: Diam “Biar Makin Akrab dengan sang Batin”, namun karena kesannya terlalu filsafat, jadi saya ganti yang lebih santai. Sori yooo…
2. Bila berkenan, mohon Anda berbagi pengalaman batin Anda di bagian komentar ini yooo. Biar batin kita saling menguatkan dan makin akrab he he…
Viewed 113 times by 59 viewers
oleh Djuliawati Agusirwan
untuk mas krishnamurti yang manis
bilakah,
kita bertemu lagi…..lagi….lagi….
kala kita bertemu akan ku peluk kau sesuai pintamu,
dan hilanglah bingungmu….
bilakah,
kita tertawa bersama lagi…lagi…lagi…
kala kita tetawa bersama ,
hllanglah rasa bingungmu….
bilakah,
kita saling menatap lagi….lagi…lagi…
kala kita saling menatap,
kan kulihat senyum mu lagi….
“semoga ku temukan dirimu …..”
oleh Djuliawati Agusirwan
kutulis padamu mas Krishnamurti
rinduku padamu….
tak pernah pupus,
tak pernah sirna,
kala kau minta padaku untuk memelukmu,
telah ku peluk kau.,
dan tak kan ku lepaskan
dan
sampai saat ini,
kau tetap dalam pelukan hatiku,
dalam pelukan jiwaku,
dalam pelukan kalbuku,
dalam pelukan anganku,
dalam pelukan abadi ku
“LIsrtrik ”
oleh Djuliawati Aguirwan
puisi iini sebagai terimakasih bagi pejabat dan kayawan PLN
panas nya udara ….
membuat panas semakin panas,
udara boleh panas namun
hati dan kepala tetap dingin….
listrik mati….
bukan berarti semangat ikut mati….
listik mati…
bukan berarti tak rasakan syukur
kala PLN berhasil menghidupkan kembali,
ach coba kita renungkan,
betapa berterimakasih kita pada
Bapak Thomas A.Edison,
penemu listik pertama kali,
kita boleh renungkan,
kita bersyukur atas jasanya….,
juga bagimu pejabat dan seluruh karyawan PLN,
yang berjasa bagi bangsa dan negara
atas pengabdian nya….
kala listrik mati,
semua kegiatan juga ikut mati,
makanan tak dapat di siapkan,
air dari jet pum pun ikut mogok,
pendingin ruangan pun ikut mati,
ach……
kala hidup ….
bahagialah hati kita
“Selamat pak Guru ….”
oleh Djuliawati Agusiran
ku toreh puisi ini untuk guru ku
Pak Zaini Mohd. sebagai ucapan selamat hari ulang tahun
hari ini …
hari yang paling bahagia bagimu
beserta isteri tercinta,
dan aku ikut bahagia ….
semoga hari harimu
penuh dengan cerita cinta dan bahagia,
dengan belahan jiwamu,
dan keluargamu….
selamat ulang tahun pak guru….
mana mungkin ,
kulupakan kau pernah mengajar aku,
dengan sabar dan telaten,
kala aku berdinas di Jayapura,
kau seorang guru yang handal
bagi semua murid muridmu….
selamat bagimu …pak Guru,
agar hari ini hari yang paling bahagia,
bagimu dan isterimu,
tak ada lagi rasa terimakasihku….
“selamat panjang umur”
“buatkan aku puisi……”
oleh Djuliawati Agusirwan
teringat akan pesanan puisi dari teman smp dan iparku
ku bertemu dengan teman smp ku
buatkan aku puisi pintanya….
ku selesai membacakan puisi buat tanteku ,
kala itu ku bacakan didepan peti nya…..
buatkan aku puisi pinta iparku,
ach kukatakan padanya :” bisa saja aku terbaring lebih dulu”
aku akan buatkan buat iparku , sebelum aku terbaring kaku,
ach teman smpku ….
tunggulah inspiraski ku muncul…
kan ku buatkan bagimu….
buatkan aku puisi,
bukan seperti membuat kue ,
bukan seperti membuat telur dadar,
bukan seperti itu….
itu adalah inspirasi yang datang,
dan lalu ku torehkan…..
“pergilah jiwa yang murni…..”
oleh Djuliawati Agusirwan
pergilah jiwa yang murni….
datanglah menghadap padaNYA
pergilah kekasih para bidadari surga….
kau dipanggilNYA pada saat kita baru bertemu,
dan biarlah ku kenang yang terbaik dari mu
terimakasih atas kebaikkan mu….
dan ku mengerti kemarahanmu,
dan sudah ku mohon pada malaikat Rafael
agar menghantarmu kehadapanNYA ,
agar kau bersukacita bersama para malaikat.
karena aku mengasihimu sebagai teman ……
pergilah dengan damai menghadap padaNYA.
“Banjir Filipina ”
oleh Djuliawati Agusirwan
banjir …..
tak bisa di bendung,
meluluh lantak kan yang ada,
segala yang ada,
tak ampun….
korban berjatuhan…..
pengungsi mendapatkan perhatian,
bayangkan ….
betapa menderita saudara saudara kita di
negara Filipina
aku pun pernah menderita
karena banjir …..
maafkan aku kawan…..
alam seolah sedang tak akrab lagi bagi kita,
udara panas meliputi negara kami,
namun air malah menggenangimu….
semoga bencana ini cepat berlalu,
semoga banyak sesama yang berkelimpahan
dengan ringan membantu para korban…..
“makan…makan…makan…makan….”
oleh Djuliawati Agusirwan
setelah melawat ke rumah duka , diantar teman yang polwan
bila ku sedih….
aku mencari tempat makan,
dan ku tumpahkan rasa kehilangan ku
dengan makan.
hidup ini
sering bagai sandiwara,
kemarin temanku ada,
dan sekarang tiada….
aku diantar temanku yang polwan,
melawat nya….
sepanjang jalan aku ingin menangis,
seperti baru kemarin saja …
aku menjenguk dia di rumah sakit,
dan dia banyak curhat padaku…
ach ..itulah kehidupan,
bila sedih….
makan …makan…makan
lupakan kesedihan…..
selamat jalan teman smp ku….
”
“gempa bumi”
oleh Djuliawati Agusirwan
gempa bumi terjadi …
di kota kelahiran ibuku
dan ayahku
ibuku lahir di kota padang,
ayahku lahir di kota bukit tinggi,
bencana alam menimpa negara kita,
ini alam sedang membenahi dirinya,
kemarin malam …
aku terbangun,dan ku rasakan gempa,
dan terbersit akan adanya Tsunami,
ku tepis pemikiran ini….
ach…jangan timpakan di negara kami lagi
oh Sang Penguasa Bumi…..
Sang Khalik …Yang Maha Besar,
hapuskanlah bencana yang sangat besar bagi
negara kami….
“Ciumlah aku ”
oleh Djuliawati Agusirwan
buat mas Krishnamurti , kutoreh puisi ini khusus untukmu
ciumlah aku ….
setiap hari dalam bayang bayang malam ,
ciumlah aku….
dalam cintamu yang bagai lautan.
ciumlah aku…
dan peluklah aku ,
jangan lepaskan aku selama hidupmu…..
bangunkan lah aku setiap saat …
bila ingatanmu melayang padaku….
kurasakan sukmamu kala kau memanggilku,
mengapa demikian masku ???
” kucari kau saudara ku”
oleh : Djuliawati Agusirwan
menunggu kabar saudara ku…
Rm.Philip .pr
tadi malam ku coba mencari kabar,
apakah saudaraku dalam keadaan baik….
ach…..semoga kau baik baik saja romo Philip?
semoga kau selamat dan tak kurang suatu apa pun,
ku cari kabarmu….
ku tanyakan pada om ku….
apakah engkau dalam keadaan segar bugar??
ach…..om ku dan Bapak Kalla berangkat tadi,
akan membantu korban disana dan mencari kabar….
ku pesan pada om ku :
“selamatkan semua tanpa terkecuali….
apakah mereka keturunan nenek moyang kita atau bukan”
semua …semua ….kita selamatkan,
semua …semua ….di tolong …
ach…..semoga misi ini menyelamatkan banyak jiwa….
bukan saja om ku atau Bapak Kalla yang prihatin,
namun seluruh lapisan masyarakat yang peduli,
semoga malaikat malaikat surga melindungi perjalanan ….
dan berkat melimpah bagi yang peduli ….
“jiwa jiwa yang luar biasa”
oleh Djuliawati Agusirwan
untuk mereka yang membantu secara langsung atau tidak
dalam bencana gempa di Sumatra
Jiwa yang luar biasa,
membantu yang dikenal dan tak dikenal
tanpa henti,
membantu korban korban tanpa pamrih….
jiwa yang luar biasa,
membantu tanpa lelah….
mencari korban ..
menolong korban…
memberi sandang pangan dengan kasih,
jiwa jiwa luar biasa….
semoga berkat selalu turun dalam kehidupan mu,
selalu tak pernah kehabisan rezeki….
selalu sehat tanpa kenal lelah…
jiwa jiwa luar biasa ….
semoga menjadi teladan bagi semua
” oh kota Padang ”
oleh Djuliawati Agusirwan
kota Padang….
kota si perantau,
kota kelahiran ibu ku,
indahnya bukan main….
oh Kota Padang….
tak ada yang bisa menolak kala bencana datang,
tak ada yang mampu menghindar….
oh Kota Padang….
kota indah pemandangan,
rendang makanan terkenal mu,
oh gulai paku yang lezat….
oh Kota Padang,
semoga kau cepat pulih,
kita salut bagi Bapak Presiden SBY
mengatasi bencana,membuka tangan bagi negara bersahabat
yang dengan senang hati membantu….
oh….kota Padang….
cepat lah pulih…..
” di bukit Padang….”
oleh Djuliawati Agusirwan
di bukit Padang…..
nenek dan kakek ku di baringkan,
di bukit Padang….
yang permai dan elok,
di bukit Padang….
ku daki dan ku pandang keindahan laut nan biru….
di bukut Padang….
nenek dan kakek ku dalam satu liang,
bukit Padang menjadi saksi bisu
atas segala bencana yang menimpa
Bukit Padang…..
saksi anak manusia ditimpa derita,
derita mu kota Padang nan penuh kenangan,
derita yang meluluh lantak kan rasa di dada,
namun….
cepatlah bangkit semangat kita
membenahi yang tertimpa mala petaka,
membasuh lara duka….
memberi semangat dalam nestapa….
oh….Bukit Padang
“ikan Arwana ”
oleh Djuliawati Agusirwan
ada duka ada suka….
ada tangis ada tawa,
itulah kehidupan…..
aku goreskan cerita dari temanku,
teman suaminya memesan ikan Arwana
dari kota Kalimantan….nun jauh di sana,
dan di kirim langsung ke tempat,
diterima sang pembantu setia.
ketika paket akan sampai,
sang pembantu setia di hubungi majikan,
agar paket di terima dan ….
lupa di pesan agar di masukkan ke Aquarium.
jadilah …
sang majikan bertanya kala sampai rumah,
dimana kah 2 eikor ikan Arwana ??
tak di nyana tak di sangka,
ikan Arwana seharga sepulluh juta seekor
terhidang sudah di atas meja,
di goreng garing sang pembantu setia….
tak aral lagi ….
lenyaplah sudah dua puluh juta ….
dan jadilah sang majikan marah dalam kekesalan,
ikan di rasa lezat kata pembantu setia,
namun tak berenang di tempat nya,
namun berenang di atas minyak goreng,
Ikan Arwana menjadi santapan tak di duga,
sesal pun menjadi jadi ,dalam seketika
lenyaplah ikan Arwana yang mahal
“Batk….tik…tik…tik…”
oleh Djuliawati Agusirwan
Batik….tik…tik …tik….
kreasi anak bangsa Indonesia,
bangsa kita,
betapa kayanya negeri pertiwi ini.
Batik…tik …tik…tik…
ku teringat masa sekolah,
tiap senin memakai batik ,
batik …pakaian wajib .
Batik ..tik…tik…tik
alangkah hebat ibu ibu kita ,
tekun membatik tik…tik tik….
ach….
mana boleh di akui negara lain,
ini warisan bangsa Indonesia
bagi anak cucu negeri Pertiwi
“Tomat ”
oleh : Djuliawati Agusirwan
ku buat puisi ini bagi kakak Sylvie
tanda syukur nyaris terkena musibah di kota Padang
Buah tomat warnanya merah
kala sudah matang…..
kakak ku pipi nya merah,
berkat tomat yang di lahap nya.
Tomat buah hemat
pengganti pemerah pipi alami,
tak perlu lagi ragukan…..
ku teringat temanku,
pipi nya juga merah …
ku pikir ia memakai pemerah pipi,
ku tegur karena terlalu merah,
tak elok lah bagi wanita baik baik.
selidik punya selidik,
tomat lah biang keladi nya,
esok ia mengurangi melahap tomat,
agar pipi nya tak terlalu merah ….
“HP…..”
oleh Djuliawati Agusirwan
untuk Romo Philip pr. ku toreh puisi ini kala musibah menimpa kotamu
kala ku baca berita di detik,
malam itu juga,
ku sms saudaraku,
ku hubungi pula berulang ulang,
aku ingin tahu keadaan nya…..
kutunggu ….
tak seperti biasanya ,
tak ada jawaban…..
gelisah hati ku mendengar kabarnya,
semua nya …..
menjadi terhenti berputar…..
ku menetes kan airmataku….
berderai derai,
kabar belum ku terima….
baru malam kemarin ,
di kabarkan …..bagian depan keuskupan runtuh,
semua baik baik,
barulah lega hatiku…..
“Selamat jalan ”
oleh Djuliawati Agusirwan
ku tuliskan sebagai tanda duka bagi saudaraku di kota Padang
yang pergi tertimpa bencana gempa bumi
Selamat jalan bagimu…..
Ko Eddy Hermanto,
dalam runtuhan puing kau di temukan,
dalam nestapa malapetaka …
musibah gempa di kota Padang,
dan kami semua berduka atas kepergianmu
kau pergi tak sendirian…..
bersama semua yang di panggil Nya
karena tugasmu sudah selesai di bumi,
meski kau dan mereka pergi dengan cara tak terduga,
namun segala kenangan tentangmu…
tersimpan bagi yang mengenalmu ….
Pergilah bersama malaikat malaikat di surga,
bersama mereka yang di tentukanNYA
untuk memasuki gerbang surga …..
disana tak ada airmata dan duka nestapa,
dan disana pula kita akan pergi pada saat nya nanti ….
Selamat jalan…..
saudaraku yang terkena malapetaka bumi berguncang,
ada banyak cara kita di panggilNYA,
kami tahu kau telah di bawa malaikat malaikat ,
sebelum runtuhan itu jatuh menimpamu….
dan
kami tak pernah lepas percaya akan kehendakNYA,
sebab DIA tetap Maha Besar dan Maha Kasih….
pergilah….menghadap padaNYA,
meski kami berduka karena tak lagi melihatmu….
namun kami percaya ,
semua yang di panggil NYA dalam bencana berada dalam pelukanNYA,
selamat jalan….Ko Eddy Hermanto
Salam Kenal Pak Krishna, sy mengetahui Bapak langsung di Acara AMA surabaya tgl 2 Okt 09, Ternyata bapak yg share-kan sangat bermanfaat skali bagi saya. Ini ada salah satu impian saya waktu lampau untuk dapat membantu orang dan meringankan beban orang lain. Doakan supaya saya dapat membantu share ke orang lain, seperti misi bapak “trainner adalah pelayanan”
“My heart with thankfully”
by Djuliawati Agusirwan
the inspiration of the poem coming after saw the speech of Obama who promise to help
our people in Sumatera
Thank you for all who have the kindness heart
for all who suffering at Sumatera island…..
Thank you for all the Leader of Country all the over the world
for helping our people of Indonesia who in Sumatera island….
Thank you for all volunteer from all the over the world
for giving their love to the suffering people…
Your kindness heart,
your gentle love ,
your power of your love,
your spirit of yours
to all of suffering people in Sumatera ,
making GOD smile….
making the all anglels pouring your heart with hapiness
and
sweet fragnance of heaven….
God smile …..
and giving all blessing from heaven for all of you
“kita terhibur dalam duka”
oleh Djuliawati Agusirwan
( setelah menerima kabar duka dari keluarga)
kita terhibur dalam duka,
ada beragam agama bersatu padu,
ada beragam etnis bersatu padu,
ada beragam bangsa bersatu padu,
ada beragam mata uang terkumpul,
membantu sesama yang di landa bencana…..
kita terhibur dalam duka,
ada hati yang masih memberi,
ada hati yang masih mengasihi,
ada hati yang penuh cinta,
ada hati yang murah hati…..
meghapus duka nestapa…..
kita terhibur dalam duka,
ada tangan yang ringan bekerja
ada tangan yang lembut memeluk
ada tangan yang mengobati…..
menghapus lara seluruh yang terkena bencana….
dalam bencana,
ada persatuan hati
tanpa mengenal perbedaan,
semoga tetap berlangsung….
tetap terjaga…..
tetap tak telupakan segala persatuan dalam damai.
Seluruh cinta Khalik meliputi hati semua yang terulur….
Segala malaikat menghibur bagi hati yang peduli….
Segala cinta NYA terus mengikuti langkah ….
mas Krishnamurti mindset Motivaor ku,
puisi diatas adalah yang ke 250 yang ku goreskan dalam
face book ku……
dan ini berdasarkan saranmu agar terus….lanjut…lanjut…..menggoreskan
segala alunan jiwa dalam bentuk puisi bagi semua….
salam kangenku
” ku intip teman ku ……)
Oleh Djuliawati Agusirwan
( ku intip teman ku di kamarnya , seluruh sanak nya ada di tanah Minang,
dan ia baru kembali dari cuti Lebaran nya )
ku ingin tanyakan kabarnya….
jadi ku intip teman ku
ku ingin tanyakan rasa di dada nya….
jadi ku intip teman ku
kala ku intip teman ku
ia sedang bersimpuh di tikar sembahyangnya
kala ku intip teman ku
ia sedang bercakap dengan sang Khalik NYA
kala ku intip teman ku
wajahnya memancarkan kedamaian….
kala ku intip teman ku
batin ku menjadi damai
“Terpusing ..pusing kepala ku”
oleh Djuliawati Agusirwan
ku toreh setelah bertemu pertama kali dengan anak sanak keluarga korban gempa
terpusing pusing kepalaku,
nenek ku bersaudara kandung lima belas orang.
demikian banyak nya……….
terpusing pusing kepalaku,
sanak famili tak terhitung banyak nya
meyebar di tanah minang……..
terpusing pusing kepalaku,
di depan jenazah menantu dari leluhur kami
pertama kali ku disapa : “tante “oleh anak anak nya
terpusing pusing kepalaku,
segala cerita musibah terdengar di telinga ku
dan pertama kali ku berdiri di depan jenazah korban gempa ….
terpusing pusing kepalaku,
zaman dulu tak ada program KB
“Berdiam dan berdoalah……”
oleh Djuliawati Agusrirwan
Berdiam dan berdoalah…..
kala kita tak terjun membantu yang kena muzibah
Berdiam dan berdoalah…
kala kita menyaksikan malapetaka terjadi di negeri minang
Berdiam dan berdoalah….
jangan lagi saling mengecam satu sama lain
dan mencari salah
apa yang di perbuat dalam negeri minang
Berdiam dan berdoalah…..
bencana alam di kota Minang adalah pusat gempa
dan bukan karena Sang Khalik itu menghukum ….
DIA itu Maha rahim,
Maha melihat,
Maha baik,
Maha dari segala maha……
Berhentilah mencari salah….
namun mari kita bersimpuh dan mendekat padaNYA
agar kita mampu melihat sinarNYA dalam segala bencana,
dan mampu mengusir segala musibah yang memisahkan
sang manusia dan Khalik
oleh Djuliawati Agusirwan
“pergilah membantu korban bencana”
pergilah mas Krishnamurti ku….
mindset motivator ku…..
pergilah membantu seluruh korban bencana,
bawalah juga vitamin c penguat raga….
pergilah mas Krishnamurti ku…
mindset motivartorku……
pergilah menyemai lara di kota bancana,
di kota kelahiran ibuku
pergilah mas Krishnamurti ku…
mindset motivatorku….
pergilah menghapus airmata duka,
menyembuhkan setiap raga…..
setiap korban bencana…
titipkan salam ku bagi saudara saudaraku…
aku rindu pada mereka,
rindu ku kau titipkan padamu ….
rindu ku padamu ku sampaikan pula…
pergilah pejuang cinta menempuh laga.
oleh Djuliawati Agusirwan
ku tulis agar kita hati hati membaca buku
lebih baik membeli buku share the key nya
mas Krishnamurti ku
kemarin aku di pinjam kan buku,
aku tak terpikir buku itu
bisa menggelamkan aku
menjauhkan aku menuju ke kudusan,
aku mendengar suara neraka…..
kemarin aku di pinjam kan buku,
aku tak terpkir buku itu
akan membawa aku menuju para malaikat
dan aku mengerti
aku dalam ke kudusan……
ku hentikan membaca buku tersebut
dan aku menahan ragaku….
untuk tetap kudus
agar aku tetap menjadi kudus
walaupun
kemarin aku dipinjam kan buku,
yang tak membawa ke kudusan……
“kota kelahiran ibu ku”
oleh Djuliawati Agusirwan
mengenang kakek dan nenek
Ibu ku yatim piatu ….
kala umur 10 tahun,
tentu di jaga oleh paman nya,
tentunya ibu ku cantik …
cantik bagai boneka,
dan selalu di panggil “poppy”
Ibu ku lahir di tempat bencana,
ayah ibu nya terbaring di bukit padang,
bukit yang indah nian .
karena indahnya akan di buat resort,
dan berulang kali keponakannnya datang
membicarakan kepindahan oma opaku….
sampai dia sendiri pun kontraknya di dunia selesai,
ach……resort tak jadi di bangun….
ach……berani sekali akan memindahkan
para leluhur….
kota kelahiran ibu ku…..
sekarang menjadi pusat perhatian dunia,
dunia menjadi tahu betapa indahnya kota kelahiran ibuku,
ibu ku cantik pula bagai seorang bidadari…..
dan hatinya bagai berlian dan selalu bersinar
kebaikkan…..
aku jadi rindu pada ibuku…..
bencana di Padang membuat aku ingat …
beliau merangkak memanjat bukit padang,
bersamaku dan om ku untuk ziarah ke kubur
ayah ibu dari ibuku….
ach….bayangan ini sungguh tak pupus dari
ingatan ku ….
kata om ku …kakek ku itu tuan tanah
dan aku mendapat kan warisan,
kuburan kakek nenek yang beridri kokoh
terukir indah…
Lie Sam Koei dan Liem Giok Ek
di pahat sangat indah dengan relief reliefnya,
inilah warisan dari kakek nenek ku,
di dunia ini sementara,
ada hidup yang abadi selalu tersedia.
kakek ku sangat tampan,
dan berkumis sangat menarik….
seorang lelaki gagah ,
perpaduan antara pribumi asli dan wanita bangsawan
itulah sang kakek yang memberi tahu aku,
bahwa hidup ini hanya sementara…..
“suster ku manis sekali……..”
oleh Djuliawati Agusirwan
ku toreh sebagai ucapan selamat hut bagi suster Edith Watu
Suster ku manis sekali…..
kala tersenyum terlihatlah lesung pipit nya,
aku sering mengatakan “lesung pipitnya suster”
ach…itu sebabnya susterku bertambah manis.
tanggal 11 ocktober hari kelahiran nya,
dan YESUS lah andalan hidup susterku,
dan itu hari yang paling dinantikan keluarga Watu,
sebab dilahirkan dalam buah cinta ayah bunda….
suster ku manis sekali…..
aku suka bila dia tersenyum,
sebab suster ku senyum dengan hati nya,
hati nya tulus pada siapapun….
susterku manis,
selamat hari ulang tahun,
semoga berkat surgawi melingkupi,
dan selalu menjadi pengantin Illahi yang
dicinta surga dan sesama…..
“ku bertemu dengan seorang Bapak….”
oleh Djuliawati Agusirwan
puisi ini untuk Bapak Gunawan , yang bersama dalam perusahaan….
tadi siang….
aku dan temanku berjalan jalan,
tak sengaja ku bertemu dengan seorang bapak,
aku pernah mengenalnya……
aku teringat beliau adalah dalam korps yang sama,
aku teringat selalu bertemu,
bila aku menggunakan lift di kantor yang sama….
aku teringat kembali….
aku mengenal nya.
ach….selalu baik pada siapapun,
kepada bawahan…
kepada semua rekan kerja,
kepada semua ….
ach …..selalu murah hati,
selalu murah hati…..
selalu sabar mendengarkan….
ach….aku bertemu seorang bapak,
yang pernah ku kenal,
karena dalam satu gedung yang sama.
” nonton film”
oleh Djuliawati Agusirwan
kala berduka yang dalam
aku sedih…..
aku berduka…
aku terkapar di tempat tidurku….
aku sedih ….
dan aku tak mau terus tenggelam
dalam sedih….
ku tanyakan pada
temanku seorang polwan
berpangkat brigjen,
apakah mau temani aku nonton,
dengan motornya,
aku nonton film berjudul “secret of moonacre”
ach…….
dalam film ini dikatakan :
“cinta bisa merubah segalanya namun kebencian itu menghancurkan”
ach…..
aku menjadi pasti,
aku dirubah karena cinta,
aku dicinta…
aku dicinta….
dicinta seluruh dunia
“aku tersentak………”
oleh Djuliawati Agusirwan
tersentak ketika melihat nyayian dari buku silsilah keluarga dari nenek ku
(Tjoa Kim Lie & Tjioe Soan Nio )
nama bukit Ambacang dan nama hotel Ambacang…..
Aku tersentak…..
dengan kata kata yang sama “Ambacang”
ku temukan lagu yang di gubah gubah oleh om ku
yang tertulis sejak bertahun lampau :
Laruihlah jalan Bukit Ambacang
Babelok jalang kampuang Cino
Dima ati indak karusuah
Kudo den lapeh, Ai ai kudo den lapeh
Mandaki jalan ka kuburan
Menurun jalan ke pacuan
Dima atik indak kamaupek
Awak takicuah, ai ai kudo den lapeh
Sikucapang si kucapeh
Saikua tabang saikua lapeh
Tabanglah juo nan karimbo
Oi lah malang juo
Paga bajanjang Bukit Ambacang
Tampek bamukim janazah kaluargo
Duduak tamanuang tiok sabanta
Oi takana juo, al ai kudo den lapeh
salam semangat dari batam….
yg dibilang ama mas kris emang benar,gw agree dg dia..he..he..
“kumis itu……….”
oleh Djuliawati Agusirean
kumis mengingatkan aku akan kakek ku
kakek ku berkumis…..
fotonya demikian,
kumisnya bagus …..
tanda sebagai lelaki sejati.
kakek ku berkumis…
aku suka liat kumis,
ku katakan pada teman teman ku
lalu esok esok
kulihat semua berkumis
kumis teman temanku
bermunculan…..
jadi aku ingat kakek ku,
teman temanku
seperti kakek ku
karena berkumis
” aku rindu………”
oleh Djuliawati Agusirwan
untuk mas Krishnamurtiku
aku rindu padamu,
mas Krishnamurti ku…..
aku rindu mendengar suaramu,
mendengar suaramu lagi….lagi…lagi….
aku rindu padamu,
mas Krishnamurti ku…..
aku rindu mendengar tawamu lagi….
mendengar tawa mu lagi….lagi…lagi…
aku rindu …..
aku sungguh rindu padamu,
sukamku dan sukmamu
ada dalam tanganNYA
di satukan dalam keabdian…..
“semangat yang patah”
oleh : Djuliawati agusirwan
semangat yang patah
meluluh lantak kan kaki,
meluluh lantak kan raga
semangat yang patah,
terdapat dalam duka nestapa
terdapat dalam korban kejahatan
terdapat dalam segala yang beraroma negatif
semangat yang patah
di sembuhkan oleh tangan tangan kasih
sang motivator ku
krisnamurtiku yang ku sayang
semangat yang patah
di sembuhkan oleh senyum senym tulus
dan tangan terulur
semangat yang patah
disembuhkan oleh yang mempunyai kehidupan
kala manusia ,
bersimpuh padaNYA
semangat yang patah
masih ada obat
semangat patah membuat
lorong menjadi gelap gulita
semangat yang patah
ach……jauhkanlah selalu dari mereka yang suka mematahkan
ach…. jauhkan dari keputus asaan yang dihadapi
ach…….semoga hidup ini dijalani dengan selalu berpegan padaNYA
semangat yang patah…..
ach…..
ach…
for info to you
i stop all poem for you
thks saranya mas krish….
dalam hening aku mendengan suara jantungku…..
dalam hening aku mendengar suara jiwaku……
dalam hening aku mendengar suara…………… gak jelas mas…..
dalam hening aku mulai ikhlas….
dalam hening aku mulai bertanggung jawab……….
dalam hening aku mulai menbayar segaka resiko…..
dalam hening aku mulai mengampuni………
mas krish…. sukses slaulu………
mas krish… ku ingin bertemu….
mas krish…. kuingin belajar lebih banyak ……….
ken……………….semarang, 3 April 2010
” WHY YOU FEEL ALONE OR YOU FEEL NO ONE UNDERSTAND YOU, WHY LET BE ALONE AS A DIE PERSON, SO JOINT IT AND RESERVE IT”
BY INGRID DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER OR INGRID AGUSIRWAN )
THAT IS A TICKET FOR BEING TOUCHED BY HOLLY SPIRIT,
DO NOT MISS IT ,
AS:
BUT THIS IN INDONESIAN LANGUAGE
KEBANGUNAN ROHANI KATOLIK ROSARIO PEMBEBASAN, MISA DAN ADORASI
MISA KONSELEBRASI OLEH: Pastor Jack Tarigan Pr,
Pastor Harry Sulistyo Pr, Pastor Frans Doy Pr
Pastor Rochadi Pr, Pastor Petrus Pehan Tukan SDB,
Pastor FX Suherman Pr, Pastor Justinus Ulahayanan MSC
Pastor Kristoforus Bala SVD, Pastor Carolus Putranto Trihidayat Pr
Pastor Antonius Suhardi Antoro Pr
Diselenggarakan di :Jumat, 7 Mei 2010 jam18.00 – 22.00 WIB
tempat: ICC, MGK Lt 10 Mega Glodok Kemayoran Jakarta
informasi dan tiketing : From Angga Leoputra Sung
KEBAN
Vincent Katedral 0817 9188 350
Vina Kelapa Gading 0816 188 9233
Fifi Harijono Kramat 0816 111 6533
Ida Pademangan 0815 831 8488, 912 96376, 6451639
Tuti Pulo Gebang 0817 790 844
Lien Samudra Tebet 0813 800 99151
Soehardi Cawang 0816 824 232
Mery THB 0816 113 6854
pengganti konsumsi Rp.10.000,00
penyelenggara: komunitas meditasi dan adoramus te – komsos kaj
sponsor utama: Radio Cakrawala Mandarin Station 98.30 FM
THE EVENT OF PANTHECOST”
BY INGRID DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
DO YOU BELIEVE?
THERE ARE A LOT BEING TOUCHED
BY HOLLY SPIRIT
AT ATMADJAJA
ON PANTHECOST DAY
ON 23 MAY 2009
STARTING IN THE MORNING
AT 9.00 PM
DO YOU WANT BE TOUCHED?
DO YOU WANT BE HEALED?
SO RESERVE IT
A LOT OF THE ANGELES WILL
COME TO THAT PLACE
A LOT OF SOULS BE LOVING
BY HOLLY SPIRIT.
WHEN I WALKED THIS MORNING
INSPIRATION COMING TO ME,
TO MAKE A POEM OF THIS
SO RESERVE IT
ONLY ONCE PER YEAR
ALL SICKNESS HAVE HOPING
FOR THE GOOD LIFE
THE TOUCHING HEALING
BE ON THAT PLACE.
SO DO NOT MISS IT
ALL INFORRMATION BETWEEN ME AND MS.ALMA
VIA SMS
THE NUMMER FOR RESERVE
081 880 099 0
YOU MAY RESERVE TO HER,
WITH THE NICE ANSWER.
THE BLESSING FROM HOLLY SPIRIT TO ALL
ATMA JAYA JAKARTA”
BY INGRID DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER OR INGRID AGUSIRWAN)
WHAT IS THE MEANING OF THE WORD
OF “ATMA”,
ATMA MEANS LIFE
JAYA MEANS VICTORY
THAT IS A WAY
HOLLY SPIRIT WILL BE CELEBRATED
AT ATMA JAYA
THE GOOD MEANING
THE GOOD NAME PLACE
FOR FIGURE THE HOLLY SPIRIT
SO WELCOME HOLLY SPIRIT
ON SUNDAY PANTHECOST
FOR ALL SOULS
SINK IN THE HOLLY SPIRIT
TOUCHING OUR BODY
TOUCHING OUR SPIRIT
TOUCHING ALL SOUL
FOR PRAISING
FOR THANKFULLY
FOR SEEING MIRACLE
LET BE JOIN TO THAT PLACE
BE BLESS BY ALL SAINTS
BE BLESS BY SAINT PIO
BE BLESS BY SAINT MARY
AND
ALL IN HEAVEN
FOR PROCLAIM
FOR BE BLESSED
FOR OUR LIFE
HOPING SEE YOU ALL THERE
” TOUCHING BY HOLLY SPIRIT”
BY INGRID DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER OR INGRID AGUSIRWAN )
IF YOU WANT BE TOUCHED
BY HOLLY SPIRIT
SO GIVE YOUR HANDS FOR PRAISING
LET YOUR SOUL INTO JESUS HEART
IF YOU WANT BE TOUCHED
IN DEEPLLY BY HOLLY SPIRIT
SO ADMIT YOUR DIRT OF YOUR SOUL
TO CONFESS ROOM BEFORE IT
IF YOU WANT BE TOUCHED
BY HOLLY SPIRIT
SO
TAKE YOUR SOUL TO JESUS
TAKE YOUR SOUL TO HEAVEN
AND JUST FEEL IT
WHAT HAPPEND IN PANTHECOST?
THEREA ARE MANY PLACE TO CELEBRATE IT
BUT
HOLLY SPIRIT LIKE TO GO TO
THE SIMPLE PLACES
HOLLY SPIRIT LIKET TO GO TO
THE RIGHT PLACES
ON PANTHECOST DAY
AT
ATMADJAJA JAKARTA
TOMORROW
WELCOMING HOLLY SPIRIT
FEEL IT
IN GOOD PLACES
IN THE RIGHT PLACES
AT
ATMADJAJA JAKARTA
THIS YEAR
SO
DO NOT MISS IT
BENNY HINN WILL MAKE THE GREATEST POURING OF HEALING FROM
HOLLY SPIRIT”
BY INGRID DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER OR INGRID AGUSIRWAN)
BELIEVE THE MIRACLE WILL HAPPEN
BELIEVE THE HEALING POWER WILL BE THERE
BELIEVE THE HOLLY SPIRIT TOUCH ALL PEOPLE
BELIEVE THE RANKS OF ANGELES WILL BE THERE
BELIEVE JESUS WILL BE THERE
BELIEVE ALL SAINTS FROM HEAVEN WILL PRAY FOR ALL
BELIEVE THE GREATEST STORY OF HEAVEN WIILL HAPPEN
NO WOUNDS STILL IN THE HEART OF PEOPLE
NO SADNESS REMAINS IN THE HEART OF PEOPLE
ONLY TEARS OF JOY
ONLY TEARS OF HAPINESS
ONLY TEARS OF THANKFULLY TO HEAVEN
ONLY TEARS OF PRAISE
WILL HAPPEN THERE
DO NOT MISS IT
TO JOINT THE KKR OF BENNY HINN
AT 18 JUNI AT 18.00
STADIUM UTAMA GELORA BUNG KARNO
JAKARTA PUSAT
STARTING NOW WE PRAY FOR THE KKR
WILL HEAL OUR COUNTRY
WILL HEAL OUR PEOPLE
TO BE A GREAT COUNTRY
TO BE A GREAT PEOPLE
FATHER BENY HINN WILL MAKE THE GREATEST
POURING OF HOLLY SPIRIT
CAUSE
THE VERY CLOSEST WITH HOLLY SPIRIT
HAVE A BIG GIFT FOM HEAVEN
TO BRING PEOPLE TO FEEL THE HEAVEN BLESSING
TO BRING PEOPLE TO HAVE HEALING OF SICKNESS
SO
DO NOT MISS IT
IF YOU ASK WHY ”
BY INGRID DJULIAWATI AGUSIRWAN HUBER
(INGRID HUBER OR INGRID AGUSIRWAN)
IF YOU ASK WHY
I REALLY DO NOT KNOW
MAYBE
THAT IS A PATH OF MY WAY
IF YOU ASK WHY
WHEN IN MY JOURNEY AS CHATOLIC
WHERE I WORKED , ALL STAFF BE
A MEMBER OF THE KKR , THE FIRST TIME
FATHER BENNY HINN CAME TO INDONESIA
IF YOU ASK WHY
I JUST NOT KNOW FATHER BENNY HINN
AND FOR ME ,
I JUST WAITED MY FRIENDS INSIDE,
WAITED IN THE CAR TILL THE END OF KKR
BUT
AT THE LAST, OF KKR
I CAME INSIDE TO THAT KKR,
BEFORE STARTED,
I PRAYED TO FATHER IN HEAVEN,
” FATHER, GIVE ME A SIGN IF FATHER BENNY HINN
HAVE A POWER FROM YOU NOT FROM THE DEVIL
POWER, ”
AND
THE HEAVEN GAVE ME A SIGN
MY HANDS TREMBLING
TILL THE END OF THE KKR,
OUTSIDE OF THE PLACE,
STILL TREMBLING
AND AFTER ADMIT TO HOLLY SPIRIT,
THAT IS A POWER FROM HEAVEN
NOT FROM DEVIL
ADMIT FATHER BENNY HINN IS THE SPECIAL FATHER,
WHO GOD LOVE HIM, WHO HOLLY SPIRIT REALLY CLOSEST
TO HIM,
AND
THE TREMBILING STOP IT
SO
THAT IS THE ANSWER OF MY PRAYER
TILL NOW
I ADMIT IT
WHO IS THE FATHER BENNY HINN
THAT IS THE APPROVAL THE HOLLY SPIRIT ALSO
GOING TO THE OTHER CHURCH
AS LONG THE HOLLY SPIRIT WANTS TO GO
NOT OUR CONTROL
AS LONG
FOR THE SAVING OUR SOULS
FOR ALL SOULS
FOR OUR SAVE
OH….HOLLY SPIRIT, WE WORSHIP “YOU”
OH….HOLLY SPIRIT, MAKE PEACE OUR HEART OF PEOPLE INDONESIA
TO BE A GREAT PEOPLE
Howdy folks, I’m Brian from CoFFeeInSpEcToR.com. I found this unique forum and are willing to provide YOU credible reviews of fabulous coffees and coffee brewers.